15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 28 May 2019 13:00

Operasi Pekat Semeru 2019

12 Hari, Polres Tuban Ungkap 58 Kasus Miras

12 Hari, Polres Tuban Ungkap 58 Kasus Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru tahun 2019. Jajaran kepolisian Polres Tuban bersama Forkopimda Kabupaten Tuban melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) Operasi Pekat Semeru tahun 2019, Selasa (28/5/2019).

Dalam kegiatan pemusnahan BB Miras tersebut, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menyampaikan, selama Operasi Pekat Semeru 2019yang berlangsung selama 12 hari atau terhitung mulai 15-26 Mei.

Jajaran kepolisian Polres Tuban telah berhasil mengungkap sebanyak 58 kasus miras dari Target Operasi (TO) hanya 7 kasus Miras.

"Ada sebanyak 58 kasus miras yang diungkap selama Operasi Pekat. Tiga diantaranya ditahan lantaran produksi miras, sedangkan yang lainya langsung dilakukan sidang tipiring," terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono didampingi Forkopimda Tuban.

Kapolres menjelaskan, dari jumlah kasus itu rata-rata berada di Kecamatan Semanding. Untuk itu, pihaknya tidak akan lelah untuk melakukan pengungkapan kasus miras hingga tahun 2019 di Tuban zero miras.

"Pengungkapan kasus miras rata-rata di masih berada di Semanding," imbuh Kapolres kelahiran Bojonegoro tersebut.

Diketahui, BB kasus miras yang dimusnahkan adalah 385 botol berukuran 1,5 liter miras jenis arak total sebanyak 577,5 liter, 55 botol berbagai merk miras di antaranya 35 botol Anggur Kolesom Cap Orang Tua.

Kemudian 16 botol Angggur Merah Cap Orang Tua, 4 botol Beras Kencur Cap Orang Tua, 5 buah kompor gas, 3 buah dandang, 8 buah LPG 3 kg.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku diancam pidana Pasal 204 jo pasal 135 jo pasal 71, pasal 140 jo pasal 86 UURI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.[hud/ito]

Tag : apel, operasi, ketupat, semeru

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more