12:00 . Dihadiri Gubernur Jatim, Wabup Minta Paralayang Tuban Bersolek Batik Gedog   |   09:00 . Polisi Tangkap Satu Pelaku Pengroyokan di Konser Adella   |   08:00 . Digrebek, Orang Ini Ternak Lele Sambil Bikin Miras   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |   18:00 . Malam Ini Puncak Maha Karya Cinta 8 Tahun blokBojonegoro   |   17:00 . Diketahui, Ini Identitas Korban Kecelakaan di Parengan   |   15:00 . 133 Anak Ikuti Khitanan Massal Haul Syech Maulana Ibrahim   |   14:00 . BPBD Tuban Kroscek Lokasi Retakan Sekitar PHE   |   11:00 . Hendak Sebrang Jalan, Mr X Tewas Dihantam Inova   |   10:00 . Klasemen Sementara, Persatu Peringkat 10   |   09:00 . 19 Kilometer Jalan Lingkar Tuban Digarap 3 Kontraktor   |   08:00 . Muncul Retakan di Jegulo, Warga Pindah Sementara   |   07:00 . Lebih Baik Mana, Membiarkan Anak Main di Dalam atau Luar Rumah?   |   19:00 . Live Streaming Haul Syeh Maulana Ibrohim Asmoro Qondhi   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 28 May 2019 13:00

Operasi Pekat Semeru 2019

12 Hari, Polres Tuban Ungkap 58 Kasus Miras

12 Hari, Polres Tuban Ungkap 58 Kasus Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru tahun 2019. Jajaran kepolisian Polres Tuban bersama Forkopimda Kabupaten Tuban melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) Operasi Pekat Semeru tahun 2019, Selasa (28/5/2019).

Dalam kegiatan pemusnahan BB Miras tersebut, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menyampaikan, selama Operasi Pekat Semeru 2019yang berlangsung selama 12 hari atau terhitung mulai 15-26 Mei.

Jajaran kepolisian Polres Tuban telah berhasil mengungkap sebanyak 58 kasus miras dari Target Operasi (TO) hanya 7 kasus Miras.

"Ada sebanyak 58 kasus miras yang diungkap selama Operasi Pekat. Tiga diantaranya ditahan lantaran produksi miras, sedangkan yang lainya langsung dilakukan sidang tipiring," terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono didampingi Forkopimda Tuban.

Kapolres menjelaskan, dari jumlah kasus itu rata-rata berada di Kecamatan Semanding. Untuk itu, pihaknya tidak akan lelah untuk melakukan pengungkapan kasus miras hingga tahun 2019 di Tuban zero miras.

"Pengungkapan kasus miras rata-rata di masih berada di Semanding," imbuh Kapolres kelahiran Bojonegoro tersebut.

Diketahui, BB kasus miras yang dimusnahkan adalah 385 botol berukuran 1,5 liter miras jenis arak total sebanyak 577,5 liter, 55 botol berbagai merk miras di antaranya 35 botol Anggur Kolesom Cap Orang Tua.

Kemudian 16 botol Angggur Merah Cap Orang Tua, 4 botol Beras Kencur Cap Orang Tua, 5 buah kompor gas, 3 buah dandang, 8 buah LPG 3 kg.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku diancam pidana Pasal 204 jo pasal 135 jo pasal 71, pasal 140 jo pasal 86 UURI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.[hud/ito]

Tag : apel, operasi, ketupat, semeru

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more