21:00 . Pagelaran Wayang Kulit SI Tuban Hadirkan Sinden Hungaria   |   20:00 . Tingkatkan Pemasaran UMKM, PC Muslimat NU Tuban Gelar Pasar Rakyat   |   19:00 . Semarakkan HUT RI, Kecamatan Rengel Gelar Karnaval Besok   |   18:00 . Peringati HUT RI Ke-74, Bupati Tuban Bersama Forkompimda Gelar Berbagai Lomba   |   14:00 . Total Bonus Pelatih Porprov di Tuban Capai Rp148.5 Juta   |   14:00 . Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak   |   13:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Tuban Capai 4 Meter   |   12:00 . Jelang Pelantikan, Sekwan Lakukan Persiapan Teknis   |   11:00 . Demi Kilang TPPI, Pemerintah akan Kuasai Saham Tuban Petro 95,5 Persen   |   10:00 . Kapolres Tuban Kalahkan Bupati Urusan Nasi Goreng   |   09:00 . Bonus Atlet Porprov Rp495 Juta Cair   |   08:00 . Paduan Suara Asal Surabaya Raih Emas di Swedia, Satu Anggotanya Warga Tuban   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   20:00 . Disdik Ajak Kepsek Nobar Film Ayu Anak Titipan Surga   |   19:00 . Putra-putri Asal Papua Angkat Kapolres Tuban Jadi Bapak Asuh   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 15:00

ODGJ Melahirkan di Gubuk

Sundari dan Bayi Dijemput Keluarga, Ini Fakta Menarik Lainnya

Sundari dan Bayi Dijemput Keluarga, Ini Fakta Menarik Lainnya

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Identitas Sundari penderita ODGJ yang melahirkan bayi mungil laki-laki di Kecamatan Tambakboyo pada Jumat (17/5/2019) terkuak. Hari ini dia bersama bayinya bertemu dengan keluarganya asal Kabupaten Kediri.

Berdasarkan surat keterangan Kepala Desa Gabru, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Zeni Sri Ulan tertera anggota keluarga Sundari bernama Hadi Wijaya menjelaskan, jika Sundari benar-benar mengalami gangguan jiwa.

Sundari sendiri belum memiliki e-KTP. Lahir di Kediri pada 13 Agustus 1979 dan beragama Islam. Dicatatan desa, perempuan yang dua hari menjadi ibu tersebut belum kawin. Dia beralamatkan di Jalan Mbah Surip RT.02/RW.01 Desa Gabru.

Kapolsek Tambakboyo, AKP. Rukimin memberikan data dan dokumentasi kepada blokTuban.com pada Sabtu (18/5/2019). Pihak keluarga Sundari tiba di Tambakboyo dan bertemu dengan intansi terkait, dengan didampingi anggota polisi.

"Sundari bersama keluarganya langsung naik mobil dan meluncur ke Kediri," jelasnya.

sundari-2

Tim blokTuban.com saat di Puskesmas Tambakboyo mendapat beberapa informasi penting dari salah satu bidan. ODGJ tersebut diceritakan sudah berbulan-bukan hidup di gubuk tersebut, sudah seperti rumahnya. Bahkan ia juga cocok tanam di sawah pemilik gubuk.

Saat ditolong, ternyata bayi sudah lahir dan ibunya sendiri (ODGJ) yang memotong tali pusar dengan kayu. Saat mau ditolong warga, perangkat dan polisi tidak mau, maunya hanya bu bidan. Lebih dari itu, saat ini ODGJ telah diambil keluarganya dari Kediri. [ali/rom]

Tag : sundari, odgj, lahiran, melahirkan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more