15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 08:00

Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Tuban

Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Tuban

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Indonesia mempunyai fenomena unik menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain tradisi mudik ke kampung halaman, fenomena unik lainnya yaitu munculnya jasa penukaran uang receh di pinggir jalan. Seperti halnya di Bumi Wali, jasa tukar uang mulai menjamur bisa dijumpai di beberapa titik di antaranya sepanjang jalan Basuki Rahmad dan Jalan Diponogoro Tuban. 

Di sepanjang jalan tersebut, terlihat beberapa orang menawarkan jasa penukaran uang pecahan baru seperti pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 dan Rp20.000 kepada pengguna jalan yang melintas.  

Salah satu penyedia jasa penukaran uang, Darno (50) warga asal Gedungombo,  mengatakan sudah sekitar 8 tahun ini setiap menjelang lebaran ia beralih dari tukang becak yang biasa mangakal di parkiran Wisata Sunan Bonang menjadi penyedia jasa tukar uang baru. Dia menjelaskan uang ini bukan uangnya ia hanya bertugas menjajakannya saja dan ia mendapatkan komisi 2 persen dari hasil penjualan. Jasa penukarannya pun sama seperti tahun-tahun sebelumnya,  setiap ada yang menukar Rp100 ribu ia meminta jasa Rp10.000.  

"Kalau Bulan Puasa seperti ini becak sepi,  jadi beralih jadi jasa penukaran uang," ungkap Darno.

Lebih lanjut,  pada tahun ini pendapatamnya lumayan menurun karena banyak saingan. Pada tahun ini dalam sehari ia mendapatkan keutungan sekitar Rp300 ribu setiap harinya,  tidak seperti tahun- tahun sebelumnya yang bisa mencapai Rp500 ribu. Bahkan, apabila mendekati Lebaran keuntungan bisa mencapai Rp800-900 ribuan setiap harinya. 

"Tahun ini lumayan sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.  

Hal senada juga diungkapkan, Ronaldo (19) asal Medan yang sudah lama menepat di Tuban, tepatnya di Desa Tasikmadu. Ia menjelaskan, sudah dua tahun ini ia mebantu orang tuangnya menjadi jasa penukaran uang baru di pinggir jalan. Ia pun Sama seperti penyedia jasa penukaran uang lainnya, setiap penukaran Rp100 ribu ia mematok jasanya Rp10.000. "Tahun ini sepi banget," keluhnya. [nid/lis]

Tag : lebaran, uang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more