12:00 . Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Kotak Amal Musala dan Masjid   |   11:00 . Tak Pakai Masker, 7 Pemuda Diberi Sanksi Sosial   |   10:00 . Uji Coba New Normal, Kesiapan Objek Wisata Terpantau di Raport   |   17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 16:30

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Memperingati 2 tahun terbentuknya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pengurus wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Seminar Nasional bertajuk Media Siber: Good Journalism Vs Hoax di Era Post-TRUTH. Seminar dan Rakerwil diadakan di Hotel Harris, Surabaya, Sabtu (18/5/2019). Hadir membuka Rakerwil adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Elistianto M Dardak.

Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman, menjelaskan organisasi ini muncul di tengah keprihatinan banyaknya informasi yang tidak terverifikasi, tidak akurat, dan berpotensi menjadi hoaks.

"Semua informasi palsu berpotensi memecah belah masyarakat, solusinya menurut kami (AMSI) adalah media yang menyebarkan informasi harus akurat, beretika dan bisa dipercaya," kata Arief Rahman.

AMSI, menurut Arief, saat ini bekerja keras di tengah pusaran hoaks. Salah satu caranya dengan menyamakan pola pikir pengelolaan dan penyampaian informasi untuk semua anggota AMSI yang berada di semua wilayah Jawa Timur. Gubernur Jatim, Emil Dardak, sebelum membuka acara mengungkapkan pengelolaan media siber mempunyai tantangan lebih berat.

"Sekarang ada kecenderungan orang menyukai judul-judul bombastis, miss leading, dan klik bait," jelas Emil.

Dia mengusulkan, AMSI, memberi edukasi kepada masyarakat terkait berita hoaks. Salah satunya dengan ide memberikan pengajaran kepada seluruh siswa SMA sederajat di Jawa Timur. Usul yang lain, adalah berupaya memoderasi semua komentar-komentar pembaca baik di kolom komentar website berita ataupun akun media sosial.

"Karena saya melihat di kolom komentar berita banyak ungkapan negatif yang bisa menjurus pada perpecahan," tandas mantan Bupati Trenggalek ini. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : amsi, jatim



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more