18:00 . Peduli Pendidikan, SIG Bangun Fasilitas Sekolah   |   07:00 . 7 Tanda Seseorang Menyukai Kita yang Sering Tak Disadari   |   17:00 . Final, Rekom PAN untuk Setiajit   |   15:00 . Dinsos Bersama Suppliyer Perketat Pengawasan Produk Lokal   |   13:00 . DPD PPDI Tuban Dikukuhkan   |   12:00 . BUMD RSM Libatkan Peternak Lokal Suplai Daging BPNT   |   11:00 . Tak Punya Kuota Internet, PC Ansor Tuban Siapkan WiFi Gratis untuk Anak Sekolah   |   10:00 . Hari Pramuka ke-59, Kwaran Pramuka Montong Upacara di Api Abadi Maindu   |   09:00 . Mulai 18 Agustus, SMA-SMK Uji Coba Tatap Muka   |   08:00 . Kapolsek Sebut Kasus Daging Busuk BPNT Bisa Diproses Hukum   |   07:00 . Mengapa Stres Bisa Sebabkan Berat Badan Turun?   |   20:00 . Dirjen Bimas Budha Kemenag: Tempat Ibadah Jangan Ditutup   |   19:00 . Pemerintah Anggarkan Rp3,8 Triliun untuk Pulihkan Sektor Pariwisata   |   18:00 . Konsumsi BBM dan LPG di Tuban Meningkat Saat Adaptasi Kebiasaan Baru   |   17:00 . Daging BPNT Busuk Diganti Layak Konsumsi   |  
Sun, 16 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 10 May 2019 10:00

Tips Memilih 'Legen' untuk Buka Puasa

Tips Memilih 'Legen' untuk Buka Puasa

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Penjual air nira atau legen di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban membeberkan tips memilih Legen yang asli untuk buka Puasa Ramadan 1440 H. Karena saat ini, menurutnya banyak jenis minuman legen yang diolah supaya bertahan lebih lama. 

"Legen saya hanya bertahan kurang lebih enam jam. Tanpa ada pengawet karena langsung turun dari pohonnya," ujar Ahmad Muaffifin kepada blokTuban.com usai menyadap legen di kebunnya, Jumat (10/5/2019).

Penjual legen berkulit sawo matang itu membeberkan, minuman legen tanpa olahan tidak bisa bertahan lama. Lebih dari enam jam, rasanya sudah berubah. Dari yang semula manis lama kemalamaan menjadi kecut atau bisa dikatakan basi. 

Saat kondisi legen sudah kecut/basi itulah, pembeli harus hati-hati karena berisiko membuat perut mules. Biasanya jika legen tidak habis terjual, diakali dengan cara direbus/dimasak. Dengan cara ini keesokan harinya legen bisa dikonsumsi kembali, kendati demikian cita rasanya sudah berbeda. 

"Karena legen tidak tahan lama, saya menyadap dua kali sehari. Pagi mulai jam 06.00-08.00 WIB dan sore pukul 14.00-16.00 Wib," jelas pria yang memiliki 22 pohon Bogor tersebut. 

Karena sudah dikenal asli, legennya menjadi buruan masyarakat. Sebelum buka puasa masyarakat langsung mendatangi lapaknya yang berada di sekitar kebun belimbing Tasikmadu. Untuk 1,5 liter legen dibandrol harga Rp10.000. 

"Selain legen saya juga menyediakan siwalan atau pun toak bagi pembeli," tegasnya. 

Penjual legen lainnya, Yulia juga membenarkan jika legen tidak bisa bertahan lebih dari enam jam. Membeli legen di Tasikmadu, sangat dianjurkan karena dijamin tidak kecewa. 

"Bisa dilihat pembeli sudah percaya dengan legen disini. Saat tutup botol dibuka terdengar nyes," bebernya. 

Sama dengan Muaffifin, Yulia juga menjual legennya perbotol air mineral besar dengan harga Rp10.000. Harga umum ini disepakati seluruh penjual di wilayah setempat, dengan harapan tidak ada masyarakat membeli dengan harga tinggi. 

Salah satu pembeli legen, Sugianto mengaku puas setelah meminum legen Tasikmadu. Rasanya manis dan tidak tahan lama, yang membuat dirinya langganan membeli. 

"Harus cepat-cepat diminum kalau tidak akan basi," terangnya. 

Pembeli lainnya, Edi Utomo juga menyatakan hal serupa. Rasa legen Tasikmadu lebih segar dan enak dibanding membeli di tempat lain seperti di tepi jalan. 

"Rasa terjamin enak," pungkasnya. [ali/lis]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : legen, buka, puasa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more