12:00 . Sabtu-Minggu, KPU Tuban Tetap Layani Pendaftar PPS   |   11:00 . Penuhi Permintaan Pertamina, Kilang TPPI Produksi Pertadex Lebih Cepat   |   10:00 . Intoleransi Agama dan Solusinya   |   09:00 . 2019 Disdukcapil Cetak 20.359 Akta Kelahiran   |   08:00 . Mayat Mr.X Ditemukan di Bekas Tambang Kumbung   |   07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   22:00 . Tahun 2019, Disdukcapil Cetak 28.458 KIA   |   21:00 . Awal Tahun 2020, Tiga PNS di Tuban Cerai   |   20:00 . Mayat Mr X Diduga ODGJ, Ini Kata Warga Sekitar   |   18:00 . Cari Burung, Bocah Temukan Mayat Mr X   |   17:00 . Ini Alasan Ketua DPD PPDI Tuban Pindah Haluan ke DPN PPDI   |   16:00 . Harga Emas Pegadaian Hari Ini Bergerak Naik   |   15:00 . Gandeng PT. Pubisker, DPD PPDI Tuban Fokus Ekonomi Kerakyatan Desa   |   14:00 . Antisipasi Bencana, Masyarakat Rengel Tanam Rumput Vetiver   |   13:00 . Polres Tuban Gelar Upacara Pedang Pora Lepas Sambut Kapolres   |  
Sun, 23 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 08 May 2019 15:00

Masih Ada 178.640 Warga Miskin, Ini Konsep Pengentasan Bupati

Masih Ada 178.640 Warga Miskin, Ini Konsep Pengentasan Bupati

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pada tahun 2018, jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Tuban mengalami penurunan sebesar 17.460 orang (1,56 persen). Dengan kata lain jumlah masyarakat miskim pada tahun yang sama masih 178.640 jiwa atau 15,31 persen.

“Ditargetkan pada tahun 2021 angka kemiskinan dapat ditekan hingga 12,50 persen,” ucap Bupati Tuban, Fathul Huda dalam Safari Ramadan 1440 H di Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan, Rabu (8/5/2019).

Guna mengatasi kemiskinan di masyarakat, Pemkab Tuban telah melaksanakan berbagai program dengan memaksimalkan berbagai sumber pendanaan, baik APBN, APBD, Baznas dan CSR perusahaan.

Program penanganan kemiskinan yang bersumber dari APBN, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH). Sampai dengan tahun 2019, jumlah penerima sebanyak 57.919 keluarga. Adapun untuk kecamatan Bangilan sebanyak 2218 keluarga dan Senori 2712 keluarga.

Ada pula program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) merupakan bantuan berbentuk beras dan atau telur senilai Rp.110.000,- per KPM per bulan. Adapun penerima BPNT tahun 2018 di Kecamatan Bangilan sebanyak 3.447 KPM dan Senori sebanyak 4.367 KPM.

“Jika masih ada masyarakat miskin yang belum dapat, segera laporkan ke Kades dan Camat,” pinta Bupati petahana di Bumi Wali.

Sedangkan program pengentasan kemiskinan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tuban antara lain Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan infrastruktur air bersih (di kecamatan Bangilan berupa HIPPAM Tirto Wijoyo Desa Sidotentrem), pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur air limbah, dan bantuan pangan siap saji/rantangan, serta santunan.

Pada program Rehab RTLH, sebanyak 15 unit rumah di Kecamatan Bangilan dan 16 unit rumah di kecamatan Senori mengalami pemugaran. Untuk pembangunan infrastruktur air limbah di kecamatan Bangilan berlokasi di Yayasan Pendidikan Assalam (Ponpes Assalam) dan Kecamatan Senori dikelola Kelompok Masyarakat Peduli Sanitasi Dan Lingkungan (Komsal) Desa Sendang.

Adapun bantuan pangan siap saji/rantangan dikirimkan dua kali per hari untuk fakir miskin sebatang kara. Sampai saat ini Masih Pada Kecamatan Tuban, Semanding, Merakurak dan Palang.

“Kedepannya, akan diperluas sesuai dengan anggaran APBD,” terangnya.

Untuk program santunan kepada keluarga miskin pada tahun 2018 mencapai 6,1 miliar untuk 3.438 KK dan untuk tahun 2019 sebesar 5,7 miliar untuk 3.200 KK.

Program pengentasan kemiskinan yang melibatkan Baznas Tuban, antara lain Program Makanan Siap Saji/Rantangan kepada 222 dhuafa sebatang kara yang tersebar di 10 kecamatan, Santunan Fakir-Miskin dan Yatim-Piatu (Samiktu) yang pada tahun 2019 dialokasikan sebesar 3,1 miliar, Beasiswa Bagi Siswa/Siswi Miskin Potensial (Be-Spesial) yang di 2019 dialokasikan sebesar 1 miliar.

Selanjutnya program Bantuan Rehabilitasi Rumah Warga Miskin (Bertuwah) pada tahun 2019 dialokasikan sebesar 675 juta, Bantuan Masyarakat Miskin Produktif (Banmaspro) pada tahun 2019 dialokasikan sebesar 730 juta, dan Program Pengobatan / Kesehatan Keluarga Miskin pada tahun 2019 dialokasikan sebesar 710 juta.

Di samping itu, orang nomor satu di Kabupaten Tuban ini menekankan bahwa pengentasan kemiskinan juga perlu melibatkan perusahaan. Oleh karena itu, setiap perusahaan di Tuban diharuskan mengalokasikan anggaran untuk program CSR yang berkaitan pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, bantuan pendidikan, pengembangan pertanian dan peternakan, kesehatan dan sanitasi serta sarana infrastruktur.

“Selain itu, Kepala Desa di Kabupaten Tuban telah menandatangani Pakta Integritas untuk mengentas Kemiskinan bersama-sama,” tutup Bupati. [ali/ito]


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kemiskinan, tuban, bupati



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more