17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |  
Sat, 31 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pantai Sunan Bonang Dibuka Tanpa Izin, Pokdarwis Desa Sugihwaras Protes

bloktuban.com | Sunday, 05 May 2019 21:00

Pantai Sunan Bonang Dibuka Tanpa Izin, Pokdarwis Desa Sugihwaras Protes

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban memprotes dibukanya tempat wisata baru Pantai Sunan Bonang yang berlokasi di Pantai Cemara desa setempat.

Aksi protes itu dilakukan lantaran dengan dibukanya tempat wisata baru atas nama pribadi tersebut tidak meminta izin dari pihak desa. Sehingga, pengelola serta para pedagang yang sudah bertahun-tahun menempati area Pantai Cemara merasa dirugikan.

Ketua Pokdarwis Desa Sugihwaras, Arif mengatakan, permasalahan ini berawal saat pemilik sebagian tanah di sepanjang pantai Desa Sugihwaras membuka tempat wisata baru bernama Pantai Sunan Bonang yang dikelola perseorangan.

Padahal, dari hasil hearing beberapa waktu lalu pemilik sebagian tanah disepanjang pantai Sugihwaras itu belum diperbolehkan untuk membuka tempat wisata baru sebelum adanya kesepakatan bersama pihak desa dan Pokdarwis.

"Dari awal memang pemilik sebagian tanah ini ingin mengelola wisata sendiri tanpa melibatkan desa. Namun tidak ada titik temunya karena pihak desa berharap pengelolaan dilakukan dengan kerjasama," terang Arif saat ditemui di lokasi pantai, Minggu (5/5/2019).

Namun, hal itu tidak dihiraukan oleh pemilik tanah yang memaksa untuk segera membuka tempat wisata baru. Hal itu yang membuat para pengelola sempat protes yang kemudian ditengahi oleh aparat untuk menggelar hearing.

"Mis komunikasi ini sudah bisa diselesaikan dengan cara hearing hari ini," terang Arif.

Dia menyebutkan, untuk luasan tanah yang ada disepanjang pantai Desa Sugihwaras ini ada sekitar 9 hektare lebih, dengan rincian sekitar 4,2 hektar milik perseorangan dan sisanya milik khas desa.

Sementara itu, pemilik tanah yang enggan disebutkan namanya itu menyatakan, pihaknya tetap membuka Wisata Pantai Sunan Bonang hari ini. Untuk hasil hearing bersama desa dan Pokdarwis hari ini telah disepakati.

"Alhamdulillah dengan syukuran ini sudah mulai kita buka Pantai Sunan Bonang hari ini. Untuk hasil hearing tadi kita sepakati untuk tenaga kerja 80 persen warga sini dan 20 persen warga luar," pungkas pria berumur sekitar 45 tahun itu.[hud/col]

 

Tag : pokdarwis, pantai

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat