22:00 . Hasil Klasemen Liga 2 Indonesia Jatim   |   20:00 . Upayakan Air Bersih, PRKP Adakan 2 Sumur Bor di Grabagan   |   19:00 . Razia Karaoke Ilegal, 3 PL Diamankan   |   18:00 . Selama Porprov, Pengunjung Wisata Capai 12 Ribu Lebih   |   17:00 . Awal Pembentukan Komisariat, IPNU-IPPNU Soko Beri Materi Kepemimpinan   |   15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 03 May 2019 12:00

Kades Glondonggede Tersangka Korupsi Dana Kas Desa 2016

Kades Glondonggede Tersangka Korupsi Dana Kas Desa 2016

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kepala Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kastur ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana kas desa tahun 2016, oleh Kepolisian Resort (Polres) Tuban.

Tersangka tak bisa mengembalikan uang negara Rp100 juta, yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan kantor desa.

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyowasono menjelaskan, dana kas desa yang disiapkan untuk membangun kantor desa itu senilai Rp157 juta, dan hanya bisa dipertanggungjawabkan Rp50 juta.

"Yang Rp7 juta dikembalikan tersangka ke kas desa, dan yang Rp100 juta tak bisa dipertanggungjawabkan," ucap Wakapolres Kompol Teguh, kepada blokTuban.com, dalam pers rilis di Mapolres Tuban, Jumat (3/5/2019).

Karena tersangka tak bisa mengembalikan uang negara ke kas desa, maka diindikasikasin dipakai untuk kepentingan pribadinya. Tindakan ini melanggar Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 8 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pengubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

kades-korup1

Adapun ancaman hukumannya minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun. Dendanya minimal Rp50 juta dan maksimal Rp1 miliar.

"Awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti," tegasnya.

Pada proses penyelidikan ditemukan bukti permulaan, dan ditingkatkan di tahap penyidikan. Proses penyidikan telah dinyatakan lengkap oleh DPU pada 18 Februari 2019 lalu. Tahap duanya tersangka dan barang bukti akan dikirim pada 6 Mei 2019. [ali/rom]

Tag : korupsi, kades, dana, kas desa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more