14:00 . Anggota Polsek Senori Bantu Ibu-Ibu Pencari Kayu Bakar   |   13:00 . Warga Rangel Temukan Ular Sanca Kembang di Pinggir Jalan   |   11:00 . Pertamina EP Raih 23 Penghargaan di Ajang HSSE Award 2020   |   10:00 . Awali 2020, Pertamina EP Genjot Produksi   |   09:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina Mulai Bayar Lahan untuk Kilang, Pengamat: Kesempatan Warga Melipatgandakan Aset   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   06:00 . Suami Mendekam di Penjara, Istri Jualan Narkoba?   |   23:00 . Diduga Hina Bupati, Akun Fb Ini Dilaporkan Polisi   |   22:00 . Kreatif, Sulap Limbah Plastik Jadi Pengganti Batu Bata   |   21:00 . Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara   |   20:00 . Ingin Ringankan Hukuman Suami, Istri Nekat Edarkan Sabu   |   19:30 . Lubang Jalan Nasional Ditambal Sebelum Lebaran   |   19:00 . Berikut, Harga Emas Antam dan USB di Pegadaian   |   18:00 . ExxonMobil bersama Kopernik Luncurkan Program Ibu Inspirasi   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 01 May 2019 10:00

Penyampaian SPT Pajak Badan Diperpanjang Hingga 2 Mei

Penyampaian SPT Pajak Badan Diperpanjang Hingga 2 Mei

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Direktur Jendral (Dirjen) Pajak Republik Indonesia memberikan keringanan kepada para wajib pajak badan untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan tahun 2018 sampai 2 Mei 2019.

Pemberian keringanan atau pengecualian pegenaan sanksi administrasi berupa denda sampai 2 Mei 2019 ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jendral Pajak. Keputusan itu diambil lantaran terjadi gangguan pada sistem e-Filing.

"Keputusan pemberian pengecualian berupa sanksi denda ini diambil karena terjadi gangguan pada sistem e-Filing, yang menyebabkan wajib pajak mengalami kesulitan mengunggah pelaporan SPT tahunan PPh Badan dan SPT Masa PPN secara e-Filing," terang Kepala Seksi Ekstersifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tuban, Binanto Suryono, Rabu (1/5/2019).

Lebih lanjut, para wajib pajak yang menerima pengecualian ini adalah mereka yang menyelenggarakan pencatatan atau pembukuan dengan akhir tahun buku pada 31 Desember 2018 dan melaporkan SPT Masa PPN untuk masa pajak Maret 2019.

"Walaupun penyampaian SPT pada 2 Mei 2019 diberikan pengecualian dari denda, namun apabila status SPT adalah kurang bayar maka kekurangan pembayaran pajak harus dilunasi paling lambat 30 April 2019," tandas Binanto.

Diketahui sebelumnya, batas terakhir penyampaian SPT pajak penghasilan bagi para wajib pajak badan adalah 30 April 2019, bila penyampaian SPT tidak sesuai dengan batas waktu yang ditentukan maka wajib pajak badan dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp1 juta.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : spt, pajak



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more