07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   17:00 . Operasi Yustisi 33 di Grabagan, Pelanggar Prokes Disidang   |   15:00 . Bawaslu Beber Potensi Kerawanan Pilkada 2020   |   14:00 . Kesetrum Jebakan Tikus, Warga Sembungrejo Ditemukan Meninggal Dunia   |   13:00 . Sempat Kejar-kejaran, Selep Padi Keliling Disita Satpol PP   |   12:00 . Biaya Mengobati Covid-19 Mahal, Mencegah Jauh Lebih Murah   |   11:00 . Kultur Anti Suap di SKK Migas Melalui SMAP   |   07:00 . Tubuh Semakin Lelah Setelah Tidur Siang, Apa Penyebabnya?   |   18:00 . Vaksinolog: Selain Vaksin, Disiplin 3M Efektif Cegah Penularan Covid-19   |   17:00 . CSR Kilang Tuban Cakup Penghijauan, Asuransi Nelayan dan Fasilitas Ibadah   |   16:00 . Wagub Jatim Apresiasi Dukungan DPD RI atas Pola Pembiayaan Investasi Skema KPBU   |   15:00 . Ketua DPD Tekankan Pentingnya SDM Unggul Saat Buka Uji Kompetensi Dosen   |   14:00 . Operasi Prokes di Tuban, 44 Pelanggar Disanksi   |   13:00 . TPPI Berikan Santunan Pendidikan dan Paket Sembako   |   12:00 . MUI Sesalkan Terjadinya Kerumunan, Setelah Semua Pihak Kerja Keras 10 Bulan   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 30 April 2019 10:00

Kapolsek Senori: Dari Grup WA Rencana Konvoi Kelulusan Disusun

Kapolsek Senori: Dari Grup WA Rencana Konvoi Kelulusan Disusun

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Konvoi kelulusan tingkat SMA selama ini merupakan hal yang dianggap lumrah oleh sebagian masyarakat. Di tahun 2019, ada hal yang berbeda setelah Kapolsek Senori, Polres Tuban, AKP. Musa Bakhtiar menemukan rencana konvoi kelulusan dari grup WhatsApp (WA).

"Rencana peserta konvoi tahun ini lebih terstruktur, sistematis dan masif," ucap Kapolsek Musa kepada blokTuban.com, Selasa (30/4/2019).

Hasil penelusurannya, mereka ternyata mempunyai grup WA yang dinamakan "Konvoi Lulusan angkatan 2019". Dengan grup tersebut mereka menarik teman-temannya untuk masuk dalam grup tersebut.

Dari percakapan itu mereka merencanakan aksi konvoi pada hari Senin (29/4/2019), di tempat yang telah ditentukan dan rute yang akan dilewati. Pelajar dari tiga kecamatan bergabung dalam grup dan melakukan aksi konvoinya.



"Anak-anak yang terlibat konvoi kita beri edukasi supaya faham apa yang dilakukan berbahaya dan merugikan orang lain," jelas polisi humanis tersebut.

Setelah bertemu dengan peserta konvoi, ada pengakuan mengejutkan. Ternyata ada yang lulusan SMP, tapi mengenakan seragam SMA dan ikut konvoi. Ada pula baru kelas 1 SMA yang ikut-ikutan konvoi berkeliling di Tuban Selatan. Mereka yang bukan kelas 3, mengaku hanya ikut karena diajak temannya.

"Kami harapkan peran orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk ikut serta memberi pemahaman bahwa konvoi tidak baik. Selain membahayakan keselamatan karena tidak pakai helm, konvoi juga membuat masyarakat sekitar kurang nyaman," tutupnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : konvoi, lulusan sma, sma, kelulusan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more