15:00 . Hujan Deras 9 Desa di 3 Kecamatan Banjir   |   12:00 . Ajak Warga Singgahan Disiplin Terapkan Pola Hidup Baru   |   09:00 . Operasi Sukowati Field Menuju Zero Emisi   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 25 April 2019 08:00

Dispendik Prihatin Siswa Konvoi dan Corat-Coret

Dispendik Prihatin Siswa Konvoi dan Corat-Coret

Reporter: Nidya Marfis H

blokTuban.com - Menanggapi perihal pelajar yang melakukan konvoi menggunkan sepedah montor tidak berstandart dan corat-coret seragam, meski belum ada pengumuman kelulusan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Tuban merasa prihatin dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah.

Kasi SMA/Pendidikan Khusus dan Pendidik Layak Khusus (PK-PLK), Sugeng Suryadi merasa prihatin sebelum ada pengumuman para siswa sudah melakukan hal tersebut. Meski nanti sudah ada pengumuman pun ia juga tidak mensetujui adanya konvoi dan corat-coret seragam dengan dalih merayakan kelulusan.

Ia menjelaskan kelulusan merupakan awal perkembangan ke jejang berikutnya, seperti ada yang melanjutkan ke jejang perguruan tinggi atau langsung bekerja.

"Kegitan-kegiatan semacam konvai dan corat-coret seragam sudah tidak budaya lagi," ungkap Sugeng.



Ia menambahkan, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah yang bersakutan. Pihaknya tidak ingin terlalu ikut campur, karena di dalam sekolah ada kepala dan juga dewan guru yang lebih berhak juga lebih mengerti karakter siswanya.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah," ungkapnya.    

Ia berharap kepada siswa-siswi untuk merayakan kelulusan dengan melakukan hal yang positif seperti meberikan terimakasih kepada seluruh warga sekolah, membagi-bagikan bukunya kepada adik tingkatnya, dan juga memberikan seragam yang masih layak pakai kepada orang yang mebutuhkan.

"Mari kita rayakan kelulusan dengan kegitan yang positif," kata Sugeng Suryadi. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : lulus, kelulusan, sma, konvoi, corat-coret baju



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more