21:00 . Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara   |   20:00 . Ingin Ringankan Hukuman Suami, Istri Nekat Edarkan Sabu   |   19:00 . Berikut, Harga Emas Antam dan USB di Pegadaian   |   18:00 . ExxonMobil bersama Kopernik Luncurkan Program Ibu Inspirasi   |   17:00 . Pekan Ini, Harga Cabai Berangsur Turun   |   16:00 . 5 Desa Terdampak Kilang Tuban Diusulkan Motor Sampah   |   15:00 . Tinjau Tes CPNS, Wabup Inginkan Tuban Miliki Pelayan Publik yang Baik   |   14:00 . Tiga Hal Penyebab Kepercayaan Media Turun, Salah Satunya Berita Hoax   |   13:00 . KPI: Ini Tamparan Keras untuk Tuban Sebagai Kabupaten Layak Anak   |   12:00 . Puncak HPN, PWI Tuban Diskusi Publik "Jurnalis di Mata Masyarakat"   |   11:00 . Nelayan Tuban Ubah Botol Plastik Jadi Batu Bata   |   10:00 . Live: PWI Tuban Award - Puncak Hari Pers Nasional 2020   |   09:00 . Kelulusan Tes CPNS Tuban Hari Pertama Capai 54,6 Persen   |   08:00 . Disnakertrans Jatim Launching Kartu Pra Kerja April 2020   |   07:00 . Anak Pilek, Bolehkah Minum Es?   |  
Thu, 27 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 24 April 2019 10:00

Tiga Tempat Hiburan Malam Diblokir Warga

Dewan Janji Tengahi Sengketa Lahan Karaoke

Dewan Janji Tengahi Sengketa Lahan Karaoke

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com- Wakil Ketua Komisi A DPRD Tuban, Fahmi Fikroni mengaku prihatin mendengar ada kasus sengketa lahan karaoke di Jalan Tuban-Semarang Kilometer 5-6 Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Selaku wakil rakyat, dirinya akan menjembatani menyelesaikan persoalan yang menimpa karaoke penyetor pajak ke kas daerah tersebut. Fahmi Fikroni secepatnya akan memanggil pihak-pihak yang terkait, mulai pemerintah desa, yang mengaku ahli waris, dan pemilik karaoke. Sekaligus warga yang yang sudah menempati tanah, dan sudah dibangun rumah.

“Pemanggilan semua pihak, biar persoalan ini cepat selesai,” ucap Roni kepada blokTuban.com, Rabu (24/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, tiga tempat hiburan malam terkenal di Tuban, Happy Karaoke, Dunia Karaoke dan King Karaoke diblokir warga. Pintu masuk tempat karaoke yang berada di Jala Tuban-Semarang kilometer (KM) 5-6 itu diuruk dengan pedel.

Sebanyak 10 dump truk berisi pedel atau bahan urukan didatangkan warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah tempat tiga hiburan malam itu berdiri. Dengan diblokirnya pintu masuk tersebut, pengunjung kesulitan masuk.

‘’Kami terpaksa melakukan ini, karena upaya kami untuk baik-baik tidak mendapat tanggapan,’’ tegas Lasmini (52) salah satu warga yang mengaku ahli waris tanah.

Sedangkan pengusaha Dunia Karaoke (DK), Andhi mengatakan waktu lalu ahli waris Lasmini (52) sudah menghadap ke kepala desa setempat. Terus yang bersangkutan mengatasnamakan tanah miliknya. Dari kades sudah dianjurkan, kalau memang merasa memiliki disilahkan mengajukan gugutan atau laporan. “Atau paling tidak mengecek di kantor BPN,” tutup Andhi melalui sambungan telepon. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : dprd, komisi, sugihwaras



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more