08:00 . Ditinggal Hajatan, Dua Rumah di Sukorejo Ludes Terbakar   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   16:00 . Hilang Pantau, Sudarji Belum Terdeteksi   |   15:00 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar di Tuban   |   14:00 . Napi Sumringah Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas   |   13:00 . 214 Warga Binaan Dapat Remisi, 4 Orang Bebas   |   12:00 . Pertama Kali Tuban Gelar Kirab Bendera Detik-Detik Proklamasi   |   11:00 . EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   10:00 . Kepanasan, Puluhan Siswa Pingsan saat Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Rengel   |   07:00 . Tips Pilih Lomba 17 Agustus yang Aman untuk Anak   |   15:00 . Semarakkan HUT Ke-74, Polres Adakan Lomba Hias Gapura 20 Polsek   |   14:00 . Sispala Tuban Bakal Gelar Upacara di Tebing Dempel   |   13:00 . Sistem Perizinan di Tuban, DPRD: Ada Kendala Teknis   |   12:00 . DPRD: Seluruh Masyarakat Tuban Harus Rasakan Pembangunan   |   11:00 . Pesan Bupati Tuban Setelah Kukuhkan 74 Paskibraka   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 23 April 2019 08:00

Lokakarya Media

Berikut, Skema Bagi Hasil Migas Antar Daerah

Berikut, Skema Bagi Hasil Migas Antar Daerah

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sebagai negara dengan kekayaan alam yang terbentang di segala penjuru, Indonesia memiliki sistem pengelolaan minyak dan gas (Migas) yang diatur sesuai skala pembagian masing-masing.

Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Jabanusa, Didik Sasono Setiadi mengungkapkan tentang bagaimana sistem pembagian hasil kelola migas Indonesia. Pihaknya terlebih dulu menekankan jika semua kekayaan, hasil alam yang ada di Indonesia adalah milik rakyat. Bukan hak perorangan maupun kelompok tertentu.

Akan tetapi, aturan tersebut oleh konstitusi dan UU dibagi. Yang mana pengelolaannya boleh dilakukan oleh pemerintah, dengan kajian bersifat vital dan strategis.

"Minyak dan gas masih dianggap menjadi kekayaan alam dan hal yang vital. Vital dan strategis itu kalau tidak dikelola oleh pemerintah, ini berbahaya bagi kelangsungan negara kita,"ungkap Didik saat menyampaikan materi kepada peserta Lokakarya Media 2019 di Aula SKK Migas di bilangan Jl. Veteran Surabaya, Senin (22/4/2019).

Mengingat bahwa minyak-minyak yang ada di penjuru Indonesia dikelola perusahaan seperti Pertamina, Exxon, dan lainnya, berhak mendapatkan pembagian sesuai dengan investasi yang dikeluarkan dan sesuai keuntungan yang wajar. Selebihnya, menjadi penerimaan negara.

Dijelaskan ya lagi dalam perumpamaan, jika penghasilan minyak mencapai 10 juta rupiah. Biaya operasi perusahaan mulai dari proses mencari sampai mengambil misalnya 6 juta, maka biaya dikembalikan kepada yang mengoperasikan, sisanya 4 juta.

"Nilai 4 itu menjadi bagi hasil. 85 persen adalah milik negara, dan 15 persen milik kontraktor. Itu kalau minyak," terangnya.

Sedangkan gas, sambungnya, 70 persen pemerintah dan 30 persen kontraktor. Dari pembagian pemerintah, hasil keuangan langsung masuk rekening Menteri Keuangan, artinya masuk ke APBN yang saat ini nilainya sebesar 7 persen lebih dari total APBN itu sendiri.

"Dari situ, kemudian dngan UU perimbangan keuangan pusat dan daerah, dibagilah kepada daerah," pungkasnya. [feb/col]

 

Tag : migas, hasil

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more