15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 22 April 2019 16:00

Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi

Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi

Reporter:  Ali Imron

blokTuban.com -  Operator minyak dan gas bumi (Migas) Lapangan Banyuurip di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) terus berupaya untuk meningkatkan memproduksi minyak mentah, dan mencapai target yang telah ditetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Hal itu disampaikan oleh Vice President Public and Government Exxon Mobil Indonesia, Erwin Maryoto kepada sejumlah awak media yang mengikuti Lokakarya Media, yang diselenggarakan oleh SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya, Senin (22/4/2019).

Erwin menjelaskan, target lifting minyak APBN 2019 ini sebesar 775 ribu Barel Per Hari (BPH). Sedangkan untuk lapangan Banyuurip tahun 2019 ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 216 ribu BPH.

"Dari awal tahun, hingga hari ini, jumlah produksi rata-rata sudah mencapai target APBN sebesar 216 ribu BPH. Semua berjalan lancar, karena dukungan dan kerja sama yang baik mulai masyarakat hingga pemerintah," kata Erwin menjelaskan.

Jumlah produksi itu, lanjut Erwin berasal dari 30 sumur produksi dan 15 sumur injeksi gas dan air yang ada di lapangan Banyuurip. Meski demikian, belum ada rencana untuk penambahan sumur baru lagi untuk meningkatkan jumlah produksi.

"Untuk sumur, saat ini kita fokus pada pemeliharaan agar mampu produksi secara optimal," imbuhnya. [ali/col]

Tag : produksi, migas, emcl, banyuurip, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more