15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 22 April 2019 11:00

Kartini Masa Kini

Kartini Masa Kini

Reporter: Sri Wiyono

blokTuban.com-Perlahan tapi pasti, empowerment yang terus menggema membuat pergeseran akan kesetaraan perempuan dengan lelaki di berbagai bidang kehidupan. Fenomena ini tentu merupakan ekspansi pemikiran tokoh perempuan kenamaan  Kartini. Perihal emansipasi pada masa silam.

Begitu juga dengan Laidia Maryati, humas Kemenag Kabupaten Tuban ini terus berkiprah di bidang kehumasan sesuai tugas yang di embannya.

"Apapun tugas yang diberikan kepada kita, harus kita kerjakan dengan ikhlas dan senang hati," kata perempuan kelahiran Pati ini.

Wanita ini mengabdikan dirinya di Kemenag Tuban mulai tahun 2003. Berbagai pekerjaan di lakukan, di antaranya pernah di seksi penerangan masyarakat (penamas), di pendidikan madrasah, di kepegawaian dan sekarang di kehumasan.

"Menjadi humas itu suatu keasyikan tersendiri. Kita dituntut untuk memberikan informasi kepada publik tentang kegiatan Kemenag. Banyak kegiatan tapi tidak terpublis sama saja dengan tidak melakukan kegiatan, hanya menjalani rutinitas yang tidak di ketahui pihak luar, ‘’ katanya beralasan. 

Selain sebagai humas, Laidia juga diberikan tugas tambahan sebagai pemandu kerukunan umat beragama.

"Ini menyenangkan sekali, karena saya bisa berinteraksi dengan berbagai tokoh dari berbagai agama, bersama-sama berdiskusi bagaimana menciptakan keamanan dan kerukunan antar dan intern umat beragama," tambahnya.

Lalu apa makna Hari Kartini di mata Laidia? Menurutnya, perempuan Indonesia harus mampu memaksimalkan karya. Apapun bidang yang digelutinya. Tidak hanya sebagai humas dan pemandu kerukunan umat beragama, Laidia juga sebagai motivator calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan.

"Alhamdulillah tahun 2018 saya berkesempatan mengikuti TOT  motivator calon pengantin di Makassar. Dan itu sungguh kesempatan dan pengalaman yang sangat berharga, terlebih ketika kita bisa menularkan ilmu yang kita dapat,’’ tandasnya.[ono]

 

Tag : kartini, masakini, kartinimasakini

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more