08:00 . Ditinggal Hajatan, Dua Rumah di Sukorejo Ludes Terbakar   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   16:00 . Hilang Pantau, Sudarji Belum Terdeteksi   |   15:00 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar di Tuban   |   14:00 . Napi Sumringah Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas   |   13:00 . 214 Warga Binaan Dapat Remisi, 4 Orang Bebas   |   12:00 . Pertama Kali Tuban Gelar Kirab Bendera Detik-Detik Proklamasi   |   11:00 . EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   10:00 . Kepanasan, Puluhan Siswa Pingsan saat Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Rengel   |   07:00 . Tips Pilih Lomba 17 Agustus yang Aman untuk Anak   |   15:00 . Semarakkan HUT Ke-74, Polres Adakan Lomba Hias Gapura 20 Polsek   |   14:00 . Sispala Tuban Bakal Gelar Upacara di Tebing Dempel   |   13:00 . Sistem Perizinan di Tuban, DPRD: Ada Kendala Teknis   |   12:00 . DPRD: Seluruh Masyarakat Tuban Harus Rasakan Pembangunan   |   11:00 . Pesan Bupati Tuban Setelah Kukuhkan 74 Paskibraka   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 22 April 2019 11:00

Kartini Masa Kini

Kartini Masa Kini

Reporter: Sri Wiyono

blokTuban.com-Perlahan tapi pasti, empowerment yang terus menggema membuat pergeseran akan kesetaraan perempuan dengan lelaki di berbagai bidang kehidupan. Fenomena ini tentu merupakan ekspansi pemikiran tokoh perempuan kenamaan  Kartini. Perihal emansipasi pada masa silam.

Begitu juga dengan Laidia Maryati, humas Kemenag Kabupaten Tuban ini terus berkiprah di bidang kehumasan sesuai tugas yang di embannya.

"Apapun tugas yang diberikan kepada kita, harus kita kerjakan dengan ikhlas dan senang hati," kata perempuan kelahiran Pati ini.

Wanita ini mengabdikan dirinya di Kemenag Tuban mulai tahun 2003. Berbagai pekerjaan di lakukan, di antaranya pernah di seksi penerangan masyarakat (penamas), di pendidikan madrasah, di kepegawaian dan sekarang di kehumasan.

"Menjadi humas itu suatu keasyikan tersendiri. Kita dituntut untuk memberikan informasi kepada publik tentang kegiatan Kemenag. Banyak kegiatan tapi tidak terpublis sama saja dengan tidak melakukan kegiatan, hanya menjalani rutinitas yang tidak di ketahui pihak luar, ‘’ katanya beralasan. 

Selain sebagai humas, Laidia juga diberikan tugas tambahan sebagai pemandu kerukunan umat beragama.

"Ini menyenangkan sekali, karena saya bisa berinteraksi dengan berbagai tokoh dari berbagai agama, bersama-sama berdiskusi bagaimana menciptakan keamanan dan kerukunan antar dan intern umat beragama," tambahnya.

Lalu apa makna Hari Kartini di mata Laidia? Menurutnya, perempuan Indonesia harus mampu memaksimalkan karya. Apapun bidang yang digelutinya. Tidak hanya sebagai humas dan pemandu kerukunan umat beragama, Laidia juga sebagai motivator calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan.

"Alhamdulillah tahun 2018 saya berkesempatan mengikuti TOT  motivator calon pengantin di Makassar. Dan itu sungguh kesempatan dan pengalaman yang sangat berharga, terlebih ketika kita bisa menularkan ilmu yang kita dapat,’’ tandasnya.[ono]

 

Tag : kartini, masakini, kartinimasakini

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more