17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |  
Sat, 31 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...

bloktuban.com | Sunday, 21 April 2019 16:00

Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Ada banyak kuliner khas yang ada diberbagai wilayah desa yang ada di Kabupaten Tuban. Mulai dari olahan makanan daging, seperti olahan sayur, sate, rendang, rica, dan lainnya. Masing-masing dapat kita temui ditempat berbeda. Semua masakan tersebut biasanya diolah dari bahan utama daging ayam, kambing, maupun sapi pada umumnya.

Namun jika sobat blokers ingin merasakan sensasi di luar yang umum, bisa saja mencoba kuliner ekstrim satu ini. Adalah kuliner ekstrim Biawak. Pasti sebagian dari kita juga cukup ngeri ya dengar nama hewan yang notabenya termasuk golongan melata ini. Akan tetapi, sensasi makan kuliner ekstrim tersebut melalui ada juga penggemarnya.

Banyak juga warga masyarakat umum yang berani dan gemar menyantap Biawak ini. Yang paling sering dijumpai, biasanya dari mereka memuat olahan Biawak dengan masakan tongseng, rica, dan sate.

Salah satu warga di Kecamatan Rengel, Santoso mengaku cukup gemar dengan makan daging Biawak yang diolah dengan bumbu rica. Selain rasa gurih dan pedas yang berpadu jadi satu, Biawak rica dinilai dapat mencegah penyakit serta menjaga kesehatan kulit.

"Daging Biawak itu manfaatnya banyak, bisa untuk nyembuhin gatal kulit, obat asma, dan sesak napas. Apalagi dioalah dengan bumbu rica, tambah nikmat," ungkapnya kepada blokTuban.com, Minggu (21/4/2019).

Ditambahknnya lagi, kontur daging Biawak hampir-hampir menyerupai daging ayam. Lembut dan halus. Apalagi kalau yang memasak paham, bagaimana mengilang daging Biawak agar selalu nikmat disantap dalam jenis olahan apapun.

"Kalau sekitar Rengel, Soko, Plumpang, masih sedikit yang jual masakan Biawak. Sekali ada yang jual, tapi ya mahal," jelasnya lagi.

Warga lain, Sono juga menambahkan, olahan daging Biawak atau masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan nyambik, hanya bisa dijumpai ketika ada stok ataupun dapat kiriman dari orang-orang.

"Kadang ada orang yang jual hidup - hidup, dibeli untuk diolah. Kalau oalahan jadi seperti ini, satu porsi bisa 40 ribu rupiah Mas," katanya.

Selain itu, dia juga berkata jika tak sembarang orang dapat dan bisa makan olahan daging biawak. Salah-salah dapat menyebabkan alergi ataupun gangguan tubuh menjadi tak seimbang.

"Yang suka makan kuliner ekstrim pasti cocok, suka dan seneng. Tapi kalau belum pernah makan sama sekali, atau hanya coba-coba, pada makan kadang ada yang alergi. Tapi kembali lagi ke peminatnya sih," pungkasnya. [feb/ito]

Tag : kuliner, sate, biawak

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat