10:00 . Geger Warga Kelurahan Ronggomulyo Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi   |   08:00 . Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Tuban, Miyadi Gaungkan 3 Tugas Pokok   |   07:00 . Rambut Rontok Secara Tiba-tiba, Waspada Penyakit Autoimun Alopecia Areata   |   14:00 . Ini Identitas Pemancing yang Perahunya Terbalik di Laut Tuban   |   13:00 . Muhaimin Iskandar: Muscab Sarana Menuju Penguatan Partai untuk Kemenangan Pemilu 2024   |   12:00 . Ini Identitas Pemancing asal Surabaya dan Gresik yang Perahunya Terbalik di Laut Tuban   |   11:00 . Perahu Nelayan Tuban Membawa Enam Pemancing asal Surabaya dan Gresik Terbalik   |   10:00 . Akhir Pekan, Pantai Cemara Ramai Pengunjung   |   07:00 . WHO Harap Negara Tak Kendor Hadapi Covid-19   |   15:00 . Cerita Sambal Rumahan di Tuban bisa Masuk Supermarket   |   14:00 . Harga Telur Ayam Alami Penurunan   |   13:00 . Berkah Proyek Ring Road, Musisi Tuban Sulap Akar Jati Terbuang Bernilai Seni   |   12:00 . Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan   |   11:00 . Harga Cabai Terus Melonjak, Menjadi Rp125 Ribu per Kilogram   |   21:00 . Pandemi, Penghasilan Tukang Becak Anjlok   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Usia Tak Jadi Hambatan untuk Terus Berjualan

bloktuban.com | Sunday, 14 April 2019 17:00

Usia Tak Jadi Hambatan untuk Terus Berjualan

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Meski usianya sudah lanjut,  bukan berarti ia berpangku tangan. Sebaliknya perempuan berusia 69 tahun ini masih terus giat bekerja.

Perempuan asal Kelurahan Karang dalam kesehariannya ini berjulan jagung bakar di Jalam Hayam wuruk, dekat dengan pasar Baru Tuban. Sudah 11 tahun dia berjulan jagung bakar, tepatnya setelah meninggalnya sang suami.

Pukul 1 dini hari ketika kebanyakan orang sedang terlelap, Ngastilah berjalan kaki dari rumhanya sejauh 3 kilometer untuk pergi ke pasar bokarang guna membeli jagung.  Setelah mendapatkannya ia masih harus berjalan sejauh 500 meter dengan mengendong karung yang berisi 150 jagung ke lokasi jualannya. Kurang lebih 3 kali ia harus bolak - balik dari pasar ke lokasi julannya untuk mengakut jagung, karena ia tak kuat mengangkut sekali jalan. Setelah terkumpul di lokasi jualan ia kembali pulang ke rumah,  dan pukul 7.30 WIB ia kembali berjalan kaki ke lokasi jualannya untuk memulai berjulan.

"Jagung habis baru pulang ke rumah," kata Ngastilah.

Dalam sehari, ia mendapat uang sekitar 100 ribu,  nantinya uang tersebut akan dibuat untuk mebeli jagung lagi,  kurang lebih dari berjupan jagung ia mendapatkan untung sekitar Rp25 ribu. Perempuan yang mempunyai dua anak ini sebenarnya dilarang oleh anak - anaknya untuk berjualan,  tapi ia berkilah tidak ingin menyusahkan anak - anaknya untuk itu ia masih terus berjulan.

"Selama saya masih kuat berjualan,  saya akan terus berjulan tidak ingin menyusahkan siapa - siapa,"ungkapnya. [nid/ito] 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : jualan, jagung, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more