20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 10 April 2019 21:00

Mampir Tuban? Coba Siomay Pinggir Gardu Laut

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Berkunjung ke Kota Tuban, banyak dijumpai aneka spot wisata. Apalagi banyak wisata yang terbentang mulai pusat Alun-Alun Tuban hingga barat perbatasan Provinsi.

Selepas berkeliling dari wisata, kiranya kurang lengkap jika tak mampir mencicipi jajanan pinggir jalan dekat Gardu Laut. Salah satunya bisa dicoba seperti makan siomay dekat laut. 

Cita rasa siomay asli Bandung, dapat kita cicipi di kawasan Gardu Laut, sekitar jalan R.E Martadinata Tuban. Sambil makan, ditemui angin sepi dari laut lepas. Apalagi sore hari menjelang senja, pastinya bakal memanjakan para pengunjung.

"Ini kebetulan sama teman, mampir. Sering sih makan di sini, suasana pinggir lautnya yang asyik," kata Fitra, pemuda asal Jatirogo yang mengaku kerap mampir ke Siomay Bandung Vini, depan Bengkel Variasi Wijaya, Rabu (10/4/2019).

Menurutnya, selain suasana yang mendukung, cita rasa Siomay khas Bandung tersebut memiliki rasa lezat, gurih, pas untuk camilan ataupun jika perut sedang lapar.

"Harganya juga murah, gak begitu mahal. Kualitas kan sebanding lurus dengan harga," ungkapnya.

Untuk satu porsi ukuran jumbo, lengkap dengan topping kerupuk menyelimuti siomay bumbu kacang dan gula merah, ditambah Es Kelapa Muda original, dihargai dengan Rp 17.000. Cukup aman di kantong lah. 

"Bukanya siang hari, sekitar habis Zuhur. Kalau tutupnya nggak pasti, kadang sore jam 5, kadang juga sampai sekitar jam 7 malam," kata penjual Siomay kepada blokTuban.com. [feb/col]

 

Tag : siomay, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more