09:00 . Hipmi Dorong Pemerintah Beri Peluang Besar Pengusaha Lokal   |   08:00 . Gerindra Siap Kerahkan Kader Rebut Kemenangan Setia Negara   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 10 April 2019 11:00

Lahan Pertanian Desa Sawahan Hanya 25% Milik Warga Sendiri

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Lahan pertanian Desa Sawahan, Kecamatan Rengel merupakan salah satu penopang harian mayoritas masyarakat dalam pertukaran roda ekonomi. Namun begitu, tak sedikit lahan tani di wilayah tersebut hak miliknya dalam genggaman masyarakat luar, dan bukan dari dalam desa itu sendiri.

"Dari 100 persen, warga pemilik lahan pertanian di desa ini hanya 25 persen saja Mas," papar Sunarto, Kepala Desa (Kades) Sawahan.

Adapun 75% sisa kepemilikan, sambung Kades, banyak dimiliki warga masyarakat desa lain. Senergi wilayah Punggulrejo, Sumberejo, dan lain sebagainya. Warga milik lahan dari luar desa, juga tak menutup diri untuk sharing olah lahan dengan warga Desa Sawahan. Bisa dikatakan sebagai upaya bagi hasil.

Tak cukup sampai itu, kepemilikan lahan warga yang minim juga berdampak pada proses pemetaan lahan beserta urusan hak kepemilikan, "Misalnya saja PTSL, kita juga cukup repot urus data kepemilikan. Soalnya kebanyakan data adalah milik warga desa lain," tambahnya.

Koordinasi lebih, mau tak mau harus tetap dilakukan oleh pemerintah desa terkait demi menghasilkan data yang valid. Sehingga tak memicu terjadinya konflik yang tak diinginkan.

"Tapi, kita tetap berharap dari lahan pertanian Sawahan ini masyarakat bisa terus produktif walaupun tak sedikit hambatan juga yang ada, seperti banjir, hana dan lainnya," pungkasnya kepada blokTuban.com, Rabu (10/4/2019). [feb/ito].

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : lahan, pertanian, desa, sawahan, rengel, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more