17:00 . Ekspedisi Buat 25 Jalur Panjat, Mahipal Buka Peluang Wisata   |   16:00 . Kasus Kekerasan Perempuan di Tuban Menurun   |   15:00 . Masyarakat Tuban Mulai Sadar Pentingnya Pakai Masker   |   12:00 . Pangdam Brawijaya: Berapa Pun Jumlah Personel Dibutuhkan, TNI Siap   |   09:00 . La Nina, Waspada Cuaca Buruk di Perairan Tuban-Lamongan   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   19:00 . Pangdam V Brawijaya Instruksikan Seluruh Babinsa Jadi Garda Depan Kampanye 3M   |   18:00 . Sruduk Truk, Dump Truk Oleng Lalu Hantam Pemotor   |   16:00 . Rapat Paripurna, Wabup Sampaikan Soal Langkah Ekonomi 2021   |   14:00 . Perkuat Koordinasi, Pangdam dan Bupati Resmikan Pos Koramil Grabagan Jadi Koramil   |   13:00 . Tegakkan Disiplin Prokes, Aparat Gabungan di Tuban Gencarkan Operasi Yustisi   |   12:00 . Tuban Masuk Zona Kuning, Tetap Disiplin Prokes   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   20:00 . Tukang Becak Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tingkatan Ekonomi Nelayan, Pertamina EP Latih Kelompok Usaha Perempuan   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 28 March 2019 15:00

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Warga Desa Sugihan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, bersiap memperkenalkan salah satu produk pertanian andalan. Buah klengkeng varietas Kateki, yang dibudidayakan petani setempat sejak dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil,

Kelengkeng varietas Kateki ini merupakan temuan dari Prof Prakoso, asal Magelang. Bahkan Prakoso juga diketahui ikut melakukan pendampingan secara langsung mulai saat persiapan lahan, tanam, perawatan, sampai panen dan pemasaran.

"Budidaya kelengkeng ini sudah dimulai sejak Desember 2017," jelas Ketua Kelompok Tani Ngudi Tirto Makmur Sugihan, Wiyono, kepada blokTuban.com di perkebunan setempat, Kamis (28/3/2019).

Ada keunggulan kelengkeng dari kebun ini dibanding dari tempat lain. Saat dicoba, daging lebih tebal terlihat membalut biji buah yang kecil, ketika dicoba tekstur buah lebih kenyal dan rasa lebih manis.

"Kami juga tidak menyangka ternyata desa kami juga bisa ditanami kelengkeng," jelas Wiyono.

Sekarang ada 32,5 hektare kebun kelengkeng. Dikelola 76 petani. Jumlah petani kelengkeng diperkirakan bertambah karena banyak yang semakin mendapat keuntungan lebih dibanding menanam komoditas lain.

Memulai budidaya, apalagi dengan skala besar, tidak hanya berpikir soal menanam. Petani juga harus memikirkan pemasaran ketika sudah mulai panen. 

"Kalau terbatas bisa dijual sendiri, tapi kalau panennya banyak harus dipikirkan sistem pemasarannya," kata Kepala Desa Sugihan, Warsito.

Menyiasati itu, desa menjalin kerjasama dengan eksportir buah. Kali ini mereka menggandeng PT Wijaya Fruit asal Surabaya, untuk membeli hasil panen petani kelengkeng.

"Berapa pun jumlahnya mereka (eksportir) siap menampung," jelas Warsito.

Bibit yang ditanam merupakan program dari Kementerian Pertanian. Selain itu juga mendapat bantuan berupa pupuk dan obat tanaman. Saat ini cara tanam mereka menggunakan metode tumpangsari dengan tanaman lain seperti jagung, lombok dan kacang.

"Kami mengharapkan dari petani terus semangat untuk membuktikan kesuksesan hasil pertanian di desa Sugihan. Luas lahan 30 hektar diajukan sertifikasi sehingga resmi dijadikan kebun klengkeng," harapnya.

Panen perdana klengkeng Sugihan dilakukan Kamis (28/3/2019) hari ini. Dihadiri Dirjen Holtikulura Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, dan Pemkab setempat. [pur/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kelengkeng, buah



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more