12:00 . Penundaan Pilkada, KPU Tuban Masih Tunggu Surat Resmi   |   11:00 . Pemkab Tuban Lakukan Penyemprotan di Jalan Protokol   |   10:00 . Protokol Isolasi Mandiri   |   09:00 . Diisukan Positif Corona, Dokter RSNU Tuban Baru PDP   |   08:00 . Diduga Terpleset Saat Cari Ikan, Pemuda Ini Ditemukan Meninggal di Sungai   |   07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   18:00 . Fauzan Fuadi Menilai Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati   |   17:00 . Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   16:00 . Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Terjebur Ke Dalam Sungai   |   14:00 . 60 Persen Pendonor Absen, Stok Darah Trombosit di PMI Kosong   |   13:00 . Gerindra Berikan Masker dan Hand Sanitizer untuk RSUD Koesma   |   12:00 . Cegah Penyebaran Corona, Pemdes dan Warga Kebomlati Gotong Royong Semprot Fasum   |   11:00 . Terapkan Physical Ditancing, Perpustakaan Tutup Layanan   |   08:00 . Tanggapi Cuitan Guru Honorer, Dispendik Harap Sabar dan Pengertian   |   07:00 . 4 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tak Kepikiran soal Masa Lalu Pasangan   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 28 March 2019 15:00

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Warga Desa Sugihan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, bersiap memperkenalkan salah satu produk pertanian andalan. Buah klengkeng varietas Kateki, yang dibudidayakan petani setempat sejak dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil,

Kelengkeng varietas Kateki ini merupakan temuan dari Prof Prakoso, asal Magelang. Bahkan Prakoso juga diketahui ikut melakukan pendampingan secara langsung mulai saat persiapan lahan, tanam, perawatan, sampai panen dan pemasaran.

"Budidaya kelengkeng ini sudah dimulai sejak Desember 2017," jelas Ketua Kelompok Tani Ngudi Tirto Makmur Sugihan, Wiyono, kepada blokTuban.com di perkebunan setempat, Kamis (28/3/2019).

Ada keunggulan kelengkeng dari kebun ini dibanding dari tempat lain. Saat dicoba, daging lebih tebal terlihat membalut biji buah yang kecil, ketika dicoba tekstur buah lebih kenyal dan rasa lebih manis.

"Kami juga tidak menyangka ternyata desa kami juga bisa ditanami kelengkeng," jelas Wiyono.

Sekarang ada 32,5 hektare kebun kelengkeng. Dikelola 76 petani. Jumlah petani kelengkeng diperkirakan bertambah karena banyak yang semakin mendapat keuntungan lebih dibanding menanam komoditas lain.

Memulai budidaya, apalagi dengan skala besar, tidak hanya berpikir soal menanam. Petani juga harus memikirkan pemasaran ketika sudah mulai panen. 

"Kalau terbatas bisa dijual sendiri, tapi kalau panennya banyak harus dipikirkan sistem pemasarannya," kata Kepala Desa Sugihan, Warsito.

Menyiasati itu, desa menjalin kerjasama dengan eksportir buah. Kali ini mereka menggandeng PT Wijaya Fruit asal Surabaya, untuk membeli hasil panen petani kelengkeng.

"Berapa pun jumlahnya mereka (eksportir) siap menampung," jelas Warsito.

Bibit yang ditanam merupakan program dari Kementerian Pertanian. Selain itu juga mendapat bantuan berupa pupuk dan obat tanaman. Saat ini cara tanam mereka menggunakan metode tumpangsari dengan tanaman lain seperti jagung, lombok dan kacang.

"Kami mengharapkan dari petani terus semangat untuk membuktikan kesuksesan hasil pertanian di desa Sugihan. Luas lahan 30 hektar diajukan sertifikasi sehingga resmi dijadikan kebun klengkeng," harapnya.

Panen perdana klengkeng Sugihan dilakukan Kamis (28/3/2019) hari ini. Dihadiri Dirjen Holtikulura Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, dan Pemkab setempat. [pur/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kelengkeng, buah



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more