13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |   22:00 . Bupati: Tak Perlu Sabotase Truk Pupuk Subsidi, Stok Cukup   |   21:00 . DPRD Setujui Rancangan APBD 2021 Capai Rp2,4 Triliun   |   20:00 . Jadwal Uji Coba KBM SMP dan MTs Tunggu Izin Gugus Tugas   |   19:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   18:00 . Penerima Jaring Pengaman Sosial Diminta Patuhi 3M   |   17:00 . Pakai Masker di Pantai Semilir, Kapolsek Jenu Hadiahi Sego Pindang   |   16:30 . Dipandu CEO BMG Webinar Konferwil AMSI Berlangsung Gayeng   |   16:00 . AMSI Jatim Salurkan Vitamin dan APD untuk Nakes RSSA Malang   |   15:00 . Gubernur Khofifah akan Buka Konferwil AMSI Jatim di Kota Batu   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 23 March 2019 16:00

Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...

Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Memasuki musim panen padi, Bulog sudah mebuka Program Serapan Gabah atau beras dari petani (Sergap), targetnya di tahun 2019 ini 20 ribu ton. Akan tetapi, hingga saat ini Bulog belum menerima beras dari petani karena tidak sesuai kualitas.

Kasi peaneka ragaman dan kosumsi pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Jumali mengatakan, Bulog Tuban sudah membuka program Sergap, karena gudang Bulog yang di wilayah  Kabupaten Tuban tidak mempunyai lapangan jemur dan blower.

Akan tetapi hingga saat ini, Bulog Tuban belum menerima beras dari petani hal ini dikarenakan kualitas beras dari petani tidak sesuai dengan  ditentukan Bulog. Padahal dari bulan Januari hingga Maret Kabupaten Tuban telah memanen sebanyak  2078 ribu ton beras.   

"Sebenarnya gapoktan sudah siap mengirim beras ke Bulog,  tapi tidak bisa menerima karena tidak sesuai kulitas yang ditentukan,"ungkap Jumali.

Lebih lanjut,  kualitas yang ditentukan bulog yaitu kadar airnya maksimal 14 persen dan menirannya minimal 20 persen, hal ini dikarenakan beras yang memiliki kadar air sedikit akan lebih tahan lama. Sedangkan rata - rata beras milik petani kadar airnya dan meniranya melebihi batas maksimal yang telah ditentukan Bulog. Da menambahkan, sebenarnya beras milik petani kualitasnya bagus akan tetapi karena prosesingnya yang kurang tepat seperti pengeringan yang kurang lama dan pengilingan yang salah.

"Hal tersebut yang menyebabkan beras dari petani tidak sesui kualitas yang ditentukan bulog,"ungkapnya.

  Mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Pertanina dan Ketahan Pangan  melakukan pendekatan dengan pihak gapoktan dan juga TNI sebagai lembaga penangung jawab membantu pertanian di Indonesia. Hasilnya dari pendekatan tersebut dari pihak gapoktan meminta alat pengkur kadar air, blower dan selep beras.

"Ini baru usulan secara lisan, nanti akan ditindak lanjuti dengan cara membuat proposal,"ungkaplanjutnya.[nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bulog, beras, petani, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more