17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |  
Sat, 31 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pertamina Kosongkan Lahan KLHK Setelah Tanaman Dipanen

bloktuban.com | Sunday, 10 March 2019 16:00

Pertamina Kosongkan Lahan KLHK Setelah Tanaman Dipanen DITUNGGU : Meski Sudah Menerima Tali Asih Pertamina Masih Menunggu Panen Usai untuk Mengosongkan Lahan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Meski Lahan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) segera dikosongkan setelah tali asih diberikan, namun  penggarap lahan yang belum panen tidak usah khawatir.

Sebab, Pertamina akan membersigkan lahan secara selektif.  Pertamina menyatakan akan menunggu untuk melakukan pengosongan atau pembersihan. Kelonggaran tersebut diberikan sebagai komitmen pemerintah, bahwa proyek Kilang Tuban tidak merugikan lingkungan. 

Projek Coordinator Kilang Tuban, Kadek Ambara Jaya menjelaskan, sesuai jadwal pengosongan lahan dilakukan setelah penggarap menerima tali asih Rp20 juta per hektare. Pesan bagi yang sudah panen, diminta tidak menanam lagi.

"Karena kalau tanam lagi nanti molor waktunya," ujarnya, ketika dikonfirmasi blokTuban.com, di Kantor Kecamatan Jenu, Minggu (10/3/2019).

Sedangkan bagi penggarap yang terlanjur menanam, Pertamina akan melakukan pembersihan lahan secara selektif. Diharapkan dukungan penuh dari penggarap, supaya mega proyek kilang di Jenu bisa beroperasi tahun 2025. 

Salah seorang penggarap lahan, Dedi asal Desa Rawasan, mengaku senang menerima tali asih karena ini lahan dari pemerintah dan warga sudah diijinkan mengerjakan bertahun-tahun. Keluarganya menggarap lahan 400 meter persegi. 

"Lumayan menerima sekitar Rp 10 juta," terangnya sambil tersenyum. 

Adapun data penerima tali asih total 779 penggarap. Mereka berasal dari Desa Wadung 404 orang Rawasan 100 orang, Kaliuntu 49 orang, dan Mentoso 226.[ali/ono]

 

Tag : taliasih, kilangminyak, kilangpertamina, pertamina, jenu, tuban

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat