08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Hutang Nelayan Tuban Jadi Perhatian Bupati

bloktuban.com | Monday, 04 March 2019 10:00

Hutang Nelayan Tuban Jadi Perhatian Bupati

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Fenomena hutang pagi kemudian dilunasi sore hari, menjadi bagian hidup istri nelayan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kondisi tersebut membuat Bupati Fathul Huda bersikap. Hentikan praktik hutang seperti itu, karena akan memperburuk ekonomi keluarga.

"Stop jangan teruskan sistem hutang demikian," ujar Bupati Fathul Huda saat berdialog dengan nelayan di sekitar Plaza Ikan Tuban, Senin (4/3/2019).

Bupati petahana Bumi Wali ini kemudian menawarkan solusi bagi nelayan yang terjerat hutang. Dibanding hutang ke pihak lain, pinjam saja ke Pemkab Tuban.

Adapun alokasinya per orang Rp2 juta, dan pengembaliannya tanpa bunga. Untuk merealisasikan solusi ini, bapak empat anak ini akan menggunakan dana APBD, kerjasama dengan Baznas dan CSR perusahaan yang bercokol di wilayahnya.

"Kasihan para nelayan kalau tiap hari terjerat hutang," bebernya.

Solusi yang ditawarkan bupati ke nelayan bukan tanpa dasar. Bukti nyata pedagang di Pasar Baru Tuban juga sudah dientaskan dari hutang yang mencekik leher. Melalui Kesra Pemkab Tuban dan Baznas bersinergi untuk memberikan pinjaman tanpa bunga.

Kabag Kesra Tuban, Eko Julianto membenarkan, jika para pedagang pasar di Jalan Gajah Mada saat ini mendapat pendampingan dari Pemkab. Selain itu, dilakukan penggajian rutin sebagai upaya penguatan dan evaluasi program.

"Pertama kita sudah entaskan pedagang Pasar Baru dari hutang harian," pungkas sekretaris Baznas Tuban. [ali/rom]

Tag : bupati, nelayan, nelayan tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more