21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:00 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   15:00 . Gelar PKD di Tengah Pandemi, Ansor Jatirogo Terapkan Prokes Ketat Covid   |   14:00 . Menteri Abdul Halim Iskandar dan Ida Fauziah Kunjungi Tuban, Serahkan Bantuan program PJS   |   13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |   22:00 . Bupati: Tak Perlu Sabotase Truk Pupuk Subsidi, Stok Cukup   |   21:00 . DPRD Setujui Rancangan APBD 2021 Capai Rp2,4 Triliun   |   20:00 . Jadwal Uji Coba KBM SMP dan MTs Tunggu Izin Gugus Tugas   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 28 February 2019 11:00

Supervisor yang Hukum Sales Tak Manusiawi Diskorsing

Supervisor yang Hukum Sales Tak Manusiawi Diskorsing MENGADU POLISI : Gemilang Sales yang Mengadu ke Polisi Karena Merasa Diperlakukan Tak Manusiawi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Oppo Indonesia akhirya memberikan tanggapan terkait sales ponsel Oppo di Tuban yang mengadu ke Polres Tuban. Sales itu sebelumnya merasa diperlakukan tak selayaknya oleh perusahaan jika target penjualan tak tercapai.

PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto melalui pernyataan resmi onlinenya, mengatakan Oppo Indonesia sedang menelusuri laporan dugaan perlakuan tidak menyenangkan tersebut.

"OPPO Indonesia sedang menelusuri laporan dugaan perlakuan tidak menyenangkan terhadap staff sales kami di Tuban pada 26 Februari 2019. Kejadian tersebut, jika benar, sangat bertentangan dengan nilai-nilai OPPO," kata Aryo Meidianto, Kamis (28/2/2019).

Pihaknya menanggapi laporan ini dengan serius dan telah memulai investigasi internal untuk kejadian ini. Selain itu, juga telah memberikan skorsing terhadap supervisor yang terlibat dalam kejadian tersebut sambil menunggu hasil penyelidikan. 

Dikatakan, OPPO menghormati dan menghargai semua karyawannya. Sekaligus berusaha untuk memastikan seluruh kegiatan operasi kami, sesuai dengan hukum dan peraturan setempat. 

Diberitakan sebelumnya, Gemilang Indra Yuliarti (24), warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, mengadu ke Polres Tuban karena merasa diperlakukan sewenang-wenang oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Sebagai sales Oppo di bawah naungan PT World Inovatif Telecommunications itu mengaku telah mengalami hukuman yang tidak sewajarnya. Dia sebagai promotor yang diperbantukan di outlet Gory cell di jalan Basuki Rahmat.

Gemilang mengaku kerap mendapat hukuman yang dianggapnya tidak patut, apabila penjualan tidak mencapai target.

"Ya dihukum lari memutar alun-alun, push up, squat jump juga. Bahkan pernah disuruh makan garam dan terasi juga," terang Gemilang kepada blokTuban.com, Rabu (27/2/2019).

Sejak bergabung dengan Oppo pada Oktober 2016, dia sudah mendapat pernyataan berlaku tentang adanya reward (penghargaan) dan juga punishment (hukuman). Kendati demikian, setelah dirasakan hukumannya ternyata sangat memberatkan. 

Sementara, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo menyatakan, kasus tersebut masih dalam batas pengaduan. Korban lain selain pelapor, juga akan diperiksa dan dimintai keterangan terkait apa yang dialami.

"Masih aduan, keterangannya masih sebatas apa yang dialami, masih kita kaji untuk dikembangkan," katanya.[ali/ono ]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : oppo, sales, hukuman, skorsing



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more