08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dapat DAK, Museum Kambang Putih Fokuskan Sektor Promosi

bloktuban.com | Monday, 25 February 2019 18:00

Dapat DAK, Museum Kambang Putih Fokuskan Sektor Promosi

Reporter: M. Anang Febri 

blokTuban.com - Sejak ditetapkan sebagai wilayah terpilih Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), Tuban juga mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memajukan perkembangan sarana kebudayaan. Dalam hal tersebut, penerima DAK yakni Museum Kembang Putih akan lebih fokus pada pengembangan sektor promosi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Dra. Santi Puji Rahayu, Kepala UPTD Museum dan Kepurbakalaan Kabupaten Tuban. Pihaknya mengatakan jika DAK nanti dibagi pada 3 sektor penting dalam pengembangan Museum. 35% pada koleksi, 45% promosi, dan sisanya 20 persen untuk aset.

"Kita dipercaya untuk mengelola dana DAK, untuk memajukan Museum. Jadi nanti, museum ini akan ada beberapa kegiatan untuk promosi," papar Santi kepada blokTuban.com, Senin (25/2/2019).

Masih kata Puji, selama ini museum belum ada dana operasi semacam itu. Maka dari itu DAK yang bersumber dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan mulai tahun 2019 ini akan dioptimalkan.

Dia juga menjelaskan jika Museum di Kabupaten Tuban ini merupakan Museum Tipe B yang di Indonesia hanya ada sekitar 10, khusus di Jawa Timur ada 2, salah satunya Museum Kambang Putih. 

"Museum kita termasuk tipe B. Tipe B dapat 600 Juta, tipe C dapat Rp450 juta," beber Ketua Museum Kambang Putih itu.

Sebatas informasi, diterapkannya penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pemerintah Kabupaten, Kota, dan Provinsi guna pengembangan dan kemajuan wilayah PPKD mengacu pada amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2017, dengan tujuan memperkuat salah satu landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). [feb/lis]

 

Tag : wisata, kambang putih, dak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more