15:00 . PETANI MELON DI TUBAN DIHANTUI GAGAL PANEN   |   14:00 . Petani Diminta Waspadai Hama Penggerek Batang   |   13:00 . Konser Dangdut KPU Tuban Batal Digelar di Alun-alun   |   12:00 . Begini Komentar Anggota Komisi VII DPR Tentang Pertamina   |   11:00 . Pra Peradilan Gugatan Kepada Kasatreskoba dan Kasi Pidum Gugur   |   10:00 . Kaji Bencana Kenduruan, Jembatan Bakal Diperluas   |   09:00 . Agar Mandiri, 15 Orang Ini Dapat Kursus Bidang Otomotif   |   08:00 . Bantuan Alsitan Tak Termanfaatkan Optimal, Kenapa?   |   07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini?   |   21:00 . Kejahatan Seksual, Dominasi Kekerasan Terhadap Perempuan   |   20:00 . Rumah Janda di Bangilan Runtuh Akibat Longsor   |   19:00 . Partisipasi Warga Tambah Koleksi Museum Kambang Putih Diapresiasi   |   18:00 . Tersangka Kasus Sabu Gugat Kasatresnarkoba dan Kasi Pidum Kejari Tuban   |   15:00 . Tuban: Menunggu Peraturan dari Menteri Keuangan   |   14:00 . Hotel Charis Tuban Terbakar, ini Penyebabnya...   |  
Fri, 22 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 25 February 2019 18:00

Dapat DAK, Museum Kambang Putih Fokuskan Sektor Promosi

Dapat DAK, Museum Kambang Putih Fokuskan Sektor Promosi

Reporter: M. Anang Febri 

blokTuban.com - Sejak ditetapkan sebagai wilayah terpilih Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), Tuban juga mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memajukan perkembangan sarana kebudayaan. Dalam hal tersebut, penerima DAK yakni Museum Kembang Putih akan lebih fokus pada pengembangan sektor promosi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Dra. Santi Puji Rahayu, Kepala UPTD Museum dan Kepurbakalaan Kabupaten Tuban. Pihaknya mengatakan jika DAK nanti dibagi pada 3 sektor penting dalam pengembangan Museum. 35% pada koleksi, 45% promosi, dan sisanya 20 persen untuk aset.

"Kita dipercaya untuk mengelola dana DAK, untuk memajukan Museum. Jadi nanti, museum ini akan ada beberapa kegiatan untuk promosi," papar Santi kepada blokTuban.com, Senin (25/2/2019).

Masih kata Puji, selama ini museum belum ada dana operasi semacam itu. Maka dari itu DAK yang bersumber dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Kebudayaan mulai tahun 2019 ini akan dioptimalkan.

Dia juga menjelaskan jika Museum di Kabupaten Tuban ini merupakan Museum Tipe B yang di Indonesia hanya ada sekitar 10, khusus di Jawa Timur ada 2, salah satunya Museum Kambang Putih. 

"Museum kita termasuk tipe B. Tipe B dapat 600 Juta, tipe C dapat Rp450 juta," beber Ketua Museum Kambang Putih itu.

Sebatas informasi, diterapkannya penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pemerintah Kabupaten, Kota, dan Provinsi guna pengembangan dan kemajuan wilayah PPKD mengacu pada amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2017, dengan tujuan memperkuat salah satu landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). [feb/lis]

 

Tag : wisata, kambang putih, dak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more