15:00 . Pasca Monster Road, Perbaikan Alun-Alun Tuban Nol Rupiah   |   14:00 . Rogoh Kocek Sendiri, KRC Boyong 6 Medali   |   13:00 . 308 Eks Tenaga Honorer K2 Tuban Telah Melamar Jadi P3K   |   12:00 . Beda Pola, Begini Pelaksanaan PTSL di Tuban Selatan   |   11:00 . Penggunaan Lahan untuk Kilang Tak Pengaruhi Produksi Pangan   |   10:00 . Pos Kamling Harus Selesai Sebelum Pembukaan   |   09:00 . Tak Peduli Malam, Satgas TMMD Tetap Bekerja   |   08:00 . Razia Warung Remang-remang, Seorang Perempuan Diamankan   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   17:00 . Polres Tuban Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilu   |   16:00 . Jembatan Jambangan Ambrol, Jalur Roda 4 Lumpuh   |   14:00 . Hujan Deras, Jalan Penghubung Maindu-Klumpit Longsor   |   11:00 . Peringati Hari Lahir, Muslimat NU Deklarasi Anti Hoax.   |   10:00 . KPUD Tuban Sosialisasi Penghuni Lapas   |   07:00 . Anak yang Doyan Jumpalitan adalah Anak Cerdas   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 08:00

Marsella, Balita Yatim Sakit Jantung Butuh Biaya

Marsella, Balita Yatim Sakit Jantung Butuh Biaya

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Seorang Balita bernama Marsella Dzatil Izza didiagnosa dokter mengidap penyakit jantung koroner. Balita yang lahir dari pasangan Uyun dan Marsudi (almarhum) ini tinggal di Dusun Karanggeneng, RT.07/RW.02, Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban Jawa Timur (Jatim).

Saat ini balita berusia 4 tahun ini membutuhkan uluran tangan para dermawan. Marsella, sapaan akrabnya, kini hanya dirawat di rumah oleh ibunya seorang diri. Sebab, satu bulan lalu ayah Marsella meninggal dunia akibat sakit TBC.

"Diagnosa terakhir pemeriksaan pada bulan Februari tahun 2018 mengidap CHD (penyakit jantung koroner)," terang pendamping PKH setempat, Suci Masfufatun Eka Mina R kepada blokTuban.com pasca menyalurkan bantuan kepada Marsella beberapa waktu yang lalu.

Dilanjutkan Suci, penyakit yang diderita mengarah ke TF (kebocoran jantung). Untuk penyembuhan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dikisahkan Suci, sebelumnya Marsella hidup dengan kedua orang tuanya. Balita tersebut menderita penyakit jantung koroner sudah 1 tahun yang lalu.

"Karena bapaknya hanya seorang petani, untuk berobat pun tidak ada biaya. Apalagi bapak Marsella juga menderita sakit TBC yang juga butuh perawatan yang intens," kisah Suci dengan wajah prihatin.

Nahasnya, penyakit TBC menahun yang diderita sang ayah Marsella mengakibatkan ia meninggal dunia. Bahkan saat ini belum ada 40 hari selepas kepergian sang ayah.

Karena minimnya biaya, Marsella harus dirawat ibunya dengan obat herbal seadanya. Untuk melanjutkan pengobatan di dokter dirasa cukup berat oleh keluarga.

"Sekarang Marsella hanya minum obat herbal ramuan yang saya buat sendiri," kata Uyun (43), ibu Marsella.

Bagi masyarakat yang akan membantu meringankan biaya berobat bisa langsung datang ke kediaman Marsella. Keluarga berharap besar penyakit anaknya ini segera tertangani. [rof/rom]

Tag : marsella, peduli, blokers peduli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more