17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Tambah Dua Perempuan Positif, Kasus Corona di Tuban Belum Berhenti   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 10:00

Bukan Tontonan, Anak-anak Ini Malah Tonton Pencarian Korban

Bukan Tontonan, Anak-anak Ini Malah Tonton Pencarian Korban

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Proses penyisiran yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban, bersama Tagana dan SAR dari warga, menyedot perhatian masyarakat umum untuk melihat langsung ke lokasi.

Baca juga: Ada Masalah Keluarga, Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan Glendeng

Mirisnya lagi, aktivitas yang harusnya tak menjadi tontonan publik itu malah digunakan banyak kalangan untuk sekadar eksis dan update informasi terkini. Bahkan, di lokasi bantaran dekat Jembatan Glendeng, nampak sejumlah anak sekolah terlibat di dalamnya.

Pantauan di lokasi pencaraian, tampak beberapa siswa PAUD yang juga didampingi oleh orangtuanya menyaksikan langsung operasi SAR yang tengah berlangsung. Selebihnya anak-anak dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) desa sempat juga ikut berjibaku menonton ke bantaran Bengawan Solo.

bt-korban-8

"Lha sudah pulang, ini ibunya mau nonton jadinya bawa anak sekalian," kata Tini, warga sekitar yang berada di bantaran Bengawan, Sabtu (2/2/2019).

Selain itu, anak-anak MI ketika ditanya tentang keberadaannya di lokasi pencarian, menjawab bahwa mereka sekadar ingin tahu bagaimana kegiatan dan keadaan Bengawan saat ini. Mengingat, tadi malam terjadi aksi nekat warga loncat dari Jembatan.

"Ya lihat saja. Ini istirahat, makanya ke sini," kata para siswa MI yang berasal dari kelas 4, 5 dan 6 itu.

Adapun pantauan terkini dari bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, proses pencarian korban masih berlanjut. [feb/rom]

bt-korban-2

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : korban, pencarian, sars, bengawan solo, bunuh diri



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more