12:00 . Boyong Adipura, Bupati Singgung Sejumlah Toko di Jalan Nasional yang Lumutan   |   11:00 . WhatsApp BATASI PESAN FORWARD MAKSIMAL 5 KALI   |   10:00 . Adipura ke-7, Bupati Akui Persoalan Sampah di Sungai Masih Belum Selesai   |   09:00 . AMPO, PANGANAN DARI TANAH LIAT KHAS TUBAN   |   08:00 . Intip...! Hujat Lebat Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Tuban   |   07:00 . Manfaat Jalan Kaki Bukan Hanya untuk Kesehatan Fisik, Tapi Juga Mental   |   19:00 . Ini Faktor Pemicu Polemik Menurut Ketua Penilik Klenteng KSB Tuban   |   18:00 . Camat Plumpang Pastikan Aktivitas Tambang Pasir Tak Membahayakan   |   17:00 . Komite Sastra Tuban Bakal Gelar Bedah Buku ini...   |   16:00 . Dump Truk Terguling di Jalan Raya Jatirogo   |   15:00 . Ampo, Camilan yang Cocok Dihidangkan dengan Kopi   |   14:00 . Keluarga ini Bertahan Sampai 5 Generasi   |   13:00 . Desas-Desus Tambang Pasir Ilegal, Bagaimana Sebenarnya?   |   12:00 . Kick Off Liga 2 Dijadwalkan Bulan Mei   |   11:00 . Rabu, AHY Dijadwalkan Kunjungi Kabupaten Tuban   |  
Tue, 22 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 09 January 2019 15:00

Burung-Burung Hutan di Sepanjang Jalan Pakah

Burung-Burung Hutan di Sepanjang Jalan Pakah

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Jenis satwa burung memang memiliki ribuan jenis dan spesies, dengan corak keindahan warnanya. Tak pelak jika masyarakat umum, khususnya pecinta burung maupun kicau mania saling berburu mendapatkan spesies kesukaannya.

Di sekitar jalan Raya Pakah-Tuban, terdapat beberapa deretan burung yang dijual secara umum. Pelbagai jenis burung, mulai dari burung umum yang sering dijumpai seperti Ciblek, Perkutut, Kacer, sampai burung kicau seperti Kenari, Pleci, Lovebird, Kenari dan lainnya.

Penuturan salah seorang penjual burung-burung hias dan kicau itu menunjukkan bahwa, kebanyakan burung yang dijual tersebut berasal dari alas atau hutan lokal sekitar Tuban.

"Jenisnya banyak. Ada yang ternakan, ada juga yang dapat dari alas," papar penjual burung sekitar Jalan Raya Pakah-Tuban itu.

Pemuda asal Kecamatan Plumpang itu menambahkan, hasil perolehan jenis burung yang berasal dari hutan tersebut didapat dengan cara memberi umpan atau membuat kebaikan khusus.

"Stoknya ini, kita jualnya burung hias dan kicau saja. Kalau burung jenis lain bisa dipesan dulu, tapi kalau jenis satwa dilindungi kita kurang berani," tambahnya.

Di sisi lain peraturan pemerintah pusat, yakni Peraturan Menteri (Permen) LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), burung-burung berkicau yang banyak dipelihara oleh masyarakat, saat ini mulai dilindungi. Akan tetapi, hal tersebut kurang begitu maksimal didengar oleh telinga umum.

Isi lampiran dari Permen LHK tersebut menyebutkan sekitar 500 jenis burung yang mulai dilindungi. Banyak diantara jenis tersebut adalah Elang, Rajawali, Kakaktua, Cendrawasih, Gagak, Camar, Poksai, Sikatan, Nuri, Betet, dan lain sebagainya. [feb/ito]

Tag : burung, hutan, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat