09:00 . BMKG: Equinox, Fenomena Biasa, Masyarakat Dihimbau Tenang   |   08:00 . Dua Hari Lagi TMMD Ke-104 Tuban Ditutup   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 07 January 2019 15:00

Pelaku Bisnis Cuci Motor Masih Mengeluh di Musim Penghujan

Pelaku Bisnis Cuci Motor Masih Mengeluh di Musim Penghujan

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Musim hujan yang masih berlangsung di awal tahun 2019 ini agaknya sedikit banyak memberi berkah bagi para pelaku usaha cuci kendaraan bermotor. Sebab lumpur dan kotoran dari jalanan saat hujan, menjadikan sepeda motor maupun mobil tak sedap dipandang. Maka, tak sedikit pengguna kendaraan bermotor yang memilih jasa cuci motor untuk membersihkan kendaraannya. Harusnya, pengusaha cuci motor pun diuntungkan.

Akan tetapi kanyaatan kali ini berbeda, para pelaku usaha cuci motor yang ada di wilayah Tuban selatan mengeluh sepi. Jumlah pendapatan yang diperoleh lewat cuci kendaraan bermotor dinilai stagnan, dan terkesan sepi jika dibanding periode awal tren usaha cuci motor.

"Nggak begitu ramai seperti awal dulu. Tapi setiap hari ya pasti ada, satu dua motor atau mobil, pasti mampir," ujar Frendi, salah satu pemilik usaha cuci kendaraan bermotor di sekitaran Jalan Logawe, Kecamatan Rengel, Senin (7/1/2019).

Ditambahkannya lagi, keadaan tersebut dialaminya sebab tak menutup juga sudah banyak bertebaran bisnis usaha serupa di banyak lokasi berbeda.

"Dulunya ya ramai, soalnya hanya ada sedikit usaha cucian. Sekarang saja di sini, Logawe sudah ada beberapa titik cucian kok," jelasnya.

Hal senada juga dipaparkan Agus, salah satu penyedia jasa cucian kendaraan bermotor di Kecamatan Soko. Jika dulu, awal tren jasa cuci motor masih belum begitu banyak, usaha cuci motor ditempatnya sampai tak ada jeda untuk beristirahat. Dalam artian ramai, selalu ada pengunjung yang antre ingin mencuci bersih kendaraannya lewat jasa cuci motor.

"Sekarang ini dibilang sepi ya gak begitu sepi juga. Setiap hari ya ada pengunjung yang mau nyuci. Toh ada langganan kendaraan-kendaraan angkut yang 2 hari sekali pasti mampir ke sini," ungkap Agus panjang lebar. [feb/ito]

Tag : cuci, motor, rengel, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more