15:00 . PETANI MELON DI TUBAN DIHANTUI GAGAL PANEN   |   14:00 . Petani Diminta Waspadai Hama Penggerek Batang   |   13:00 . Konser Dangdut KPU Tuban Batal Digelar di Alun-alun   |   12:00 . Begini Komentar Anggota Komisi VII DPR Tentang Pertamina   |   11:00 . Pra Peradilan Gugatan Kepada Kasatreskoba dan Kasi Pidum Gugur   |   10:00 . Kaji Bencana Kenduruan, Jembatan Bakal Diperluas   |   09:00 . Agar Mandiri, 15 Orang Ini Dapat Kursus Bidang Otomotif   |   08:00 . Bantuan Alsitan Tak Termanfaatkan Optimal, Kenapa?   |   07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini?   |   21:00 . Kejahatan Seksual, Dominasi Kekerasan Terhadap Perempuan   |   20:00 . Rumah Janda di Bangilan Runtuh Akibat Longsor   |   19:00 . Partisipasi Warga Tambah Koleksi Museum Kambang Putih Diapresiasi   |   18:00 . Tersangka Kasus Sabu Gugat Kasatresnarkoba dan Kasi Pidum Kejari Tuban   |   15:00 . Tuban: Menunggu Peraturan dari Menteri Keuangan   |   14:00 . Hotel Charis Tuban Terbakar, ini Penyebabnya...   |  
Fri, 22 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 17:00

Perdana, Pemilihan Ketua BEM Ma’had Aly Al Hasaniyyah Gunakan E-Voting

Perdana, Pemilihan Ketua BEM Ma’had Aly Al Hasaniyyah Gunakan E-Voting

Pengirim: Ma'had Aly Al-Hasiniyyah

blokTuban.com - Mengawali perkuliahan semester genap, Ma’had Aly Al Hasaniyyah, Tuban mengadakan pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasantri (BEM). Berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, pemilihan yang berlangsung pada awal tahun 2019 ini telah menggunakan sistem e-voting. Sebuah sistem pemilihan yang keninian, via computer/ laptop dan dikembangkan guna meminimalisir penggunaan kertas.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasantri (KOPKABEM) Ma’had Aly Al Hasaniyyah, Muhammad Ilham, menyebut jika beberapa hari sebelum pemilihan dilangsungkan, tim yang dipimpinnya mencoba mengembangkan sebuah sistem pemilihan yang kekinian. 

“Kami dan tim, telah berupaya keras untuk menghasilkan sebuah sistem pemilihan Ketua BEM yang berbeda dengan sebelumnya. Sebuah sistem yang kekinian, via komputer, sebuah sistem yang bisa mengurangi penggunaan kertas suara. Puji syukur kepada Allah, sistem yang kita kembangkan dapat kita pakai hari ini,” tuturnya. 

Pemilihan yang berlangsung pukul 09.30 WIB ini, diikuti oleh 3 kandidat dan 97 pemilih. Diawali dengan sosialisasi mekanisme pemungutan suara, hingga proses pemungutan dan penghitungan, pemilihan dengan sistem e-voting ini berjalan dengan lancar. 

Hasil rekap suara KOPKABEM menunjukkan, kandidat pertama, Hasanuddin mendapatkan 42 suara, Nashiruddin 35 suara dan Fakhruddin mendapatkan 20 suara. 

Berdasar rekap suara ini, maka Hasanuddin ditetapkan sebagai Ketua terpilih BEM Ma’had Aly Al Hasaniyyah. Seusai dinyatakan terpilih, dalam sambutan perdananya, Hasanuddin berharap bahwa Ma’had Aly sebagai perguruan tinggi di bawah naungan pesantren harus mampu mencetak intelektual dengan kedalaman spiritual. 

“Dalam rangka mewujudkan cita-cita intelektual dengan kedalaman spiritual tersebut, BEM Ma’had Aly punya peran strategis untuk melahirkan program kerja atau kegiatan yang inovatif bagi pengembangan mahasantri. Dalam waktu dekat, program-program tersebut akan kami bahas dalam rapat kerja,” imbuhnya. 

Sebagaimana diketahui, Ma’had Aly adalah perguruan tinggi strata 1 yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam berbasis kitab kuning yang diselenggarakan pondok pesantren melalui surat keputusan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Ma’had Aly Al Hasaniyyah sendiri, secara legal formal beroperasi pada tahun 2017, berdasar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3844 Tahun 2017.[rma] 

 

Tag : e-voting, perdana, netizen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more