10:00 . Bucu Kendit, Upacara Adat Warga Tanggung Pasca Tanam   |   09:00 . Wow...! Lantai Lima Graha Aryo Tejo RSUD Tuban Siap Tampung Caleg Stres   |   08:00 . BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan, Ini Tahapannya   |   07:00 . 6 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Travelling Jauh   |   06:00 . Matemacinta   |   18:00 . Perumahan Semakin Meningkat, PRKP Akan Kendalikan Izinnya   |   17:00 . Catat, Besok Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini   |   16:00 . 42 Kampus Ikuti Campus Festival di SMA Al Huda Tuban   |   15:00 . Besok Akan Ada Pemadaman Listrik Sekitar Kecamatan Soko   |   14:00 . Petani Jagung Sekitar Perbukitan 2 Minggu Lagi Panen Raya   |   13:00 . Trotoar Rusak, PRKP: Tunggu Giliran Untuk Diperbaiki   |   12:00 . Waspada Air Laut Pasang, Ternyata ini Faktornya   |   11:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Dini Pasang Maksimum Air Laut   |   10:00 . DD Tahap I di Tuban Siap Dikucurkan   |   09:00 . Mengatasi Banjir, PUPR Anggarkan Rp35 Miliar untuk ini   |  
Sun, 20 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 17:00

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben Foto paling bawah dokumentasi bT Juni 2016

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, sempat menjadi salah satu destinasi wisata alam nyentrik wisatawan lokal Kabupetan Tuban. Akan tetapi, danau yang juga disebut sebagai Danau Ceruk ataupun Green Lake Jowo itu, telah ditutup oleh warga setempat si pengelola.

Pantauan lapangan tim, danau yang berlokasi sekitar 50 meter tepat di depan gedung sekolah SDN Kesamben II itu, nampak dipenuhi semak belukar menuju akses utama Danau. Bahkan, destinasi wisata alam bekas galian C tersebut, bagian tengah danau telah berubah ditumbuhi aneka tanaman liar. Bukan air biru kehijauan seperti yang nampak pada pemandangan 2-3 tahun yang lalu.

Disamping cekungan danau bekas galian tambang, masih nampak karst perbukitan yang berdiri kokoh seakan jadi saksi perubahan wisata alam, yang dulunya pengunjung bebas masuk keluar gratis untuk berenang maupun bersantai menikmati suguhan lanskap disana.

"Dulu hampir setiap hari, 50 orang lebih mengunjungi danau ini," terang juru kunci pengelola Danau Biru Kesamben, Asmulan (58) ketika dijumpai blokTuban.com disekitar lokasi Danau Biru, Selasa (25/12/2018).

Ditambahkannya, sudah sekitar 2 tahun ini dia menutup akses air yang masuk kedalam cekungan danau, dengan meloloskan air yang tertampung danau bekas galian C itu. Selaian itu, terdapat beberapa titik pada bagian bawah danau yang juga mengeluarkan sumber air dari tandon hujan asal serapan bukit. Sumber itupun juga ditutupnya.

"Semua akses air sudah saya tutup. Sumber daya tutup, air yang tertampung saya bocoran. Semua demi kebaikan bersama Mas," pungkasnya. [feb/ito].

Foto kondisi saat ini:

Tag : danau, biru, kesamben, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat