11:00 . Mayat Perempuan Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah   |   10:00 . Mengintip Skenario New Normal SIG Pabrik Tuban   |   09:00 . Biaya Perawatan Satu Pasien Corona di Tuban Minim Rp50 Juta   |   08:00 . Selamat Datang Peradaban Baru   |   07:00 . Trik Kuatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi   |   20:00 . Pasien Positif Corona ke-44 Tuban Meninggal, Lama Sakit Jantung dan Kelainan Ginjal   |   19:00 . DPR Apresiasi Program Kampung Tangguh Hadapi New Normal   |   18:00 . Pulang Mancing, Dua Orang Tenggelam Saat Seberangi Kanal PLTU, Satu Selamat   |   11:00 . Masa Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan   |   10:00 . Wisatawan Betah Tinggal di Tuban Hanya 1,7 Jam   |   09:00 . Pelaku Seni Budaya Tumbuh dari 712 Menjadi 2.892 Orang   |   08:00 . 66 UPZ Baznas Kumpulkan ZIS Rp 1,2 Miliar   |   07:00 . Pahami 4 Tanda Kekebalan Tubuh Sedang Melemah   |   20:00 . Menuju New Normal, Corona di Tuban Bertambah Jadi 43 Kasus Positif   |   19:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 17:00

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben Foto paling bawah dokumentasi bT Juni 2016

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, sempat menjadi salah satu destinasi wisata alam nyentrik wisatawan lokal Kabupetan Tuban. Akan tetapi, danau yang juga disebut sebagai Danau Ceruk ataupun Green Lake Jowo itu, telah ditutup oleh warga setempat si pengelola.

Pantauan lapangan tim, danau yang berlokasi sekitar 50 meter tepat di depan gedung sekolah SDN Kesamben II itu, nampak dipenuhi semak belukar menuju akses utama Danau. Bahkan, destinasi wisata alam bekas galian C tersebut, bagian tengah danau telah berubah ditumbuhi aneka tanaman liar. Bukan air biru kehijauan seperti yang nampak pada pemandangan 2-3 tahun yang lalu.

Disamping cekungan danau bekas galian tambang, masih nampak karst perbukitan yang berdiri kokoh seakan jadi saksi perubahan wisata alam, yang dulunya pengunjung bebas masuk keluar gratis untuk berenang maupun bersantai menikmati suguhan lanskap disana.

"Dulu hampir setiap hari, 50 orang lebih mengunjungi danau ini," terang juru kunci pengelola Danau Biru Kesamben, Asmulan (58) ketika dijumpai blokTuban.com disekitar lokasi Danau Biru, Selasa (25/12/2018).

Ditambahkannya, sudah sekitar 2 tahun ini dia menutup akses air yang masuk kedalam cekungan danau, dengan meloloskan air yang tertampung danau bekas galian C itu. Selaian itu, terdapat beberapa titik pada bagian bawah danau yang juga mengeluarkan sumber air dari tandon hujan asal serapan bukit. Sumber itupun juga ditutupnya.

"Semua akses air sudah saya tutup. Sumber daya tutup, air yang tertampung saya bocoran. Semua demi kebaikan bersama Mas," pungkasnya. [feb/ito].

Foto kondisi saat ini:

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : danau, biru, kesamben, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more