22:00 . Hasil Klasemen Liga 2 Indonesia Jatim   |   20:00 . Upayakan Air Bersih, PRKP Adakan 2 Sumur Bor di Grabagan   |   19:00 . Razia Karaoke Ilegal, 3 PL Diamankan   |   18:00 . Selama Porprov, Pengunjung Wisata Capai 12 Ribu Lebih   |   17:00 . Awal Pembentukan Komisariat, IPNU-IPPNU Soko Beri Materi Kepemimpinan   |   15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 17:00

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben Foto paling bawah dokumentasi bT Juni 2016

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, sempat menjadi salah satu destinasi wisata alam nyentrik wisatawan lokal Kabupetan Tuban. Akan tetapi, danau yang juga disebut sebagai Danau Ceruk ataupun Green Lake Jowo itu, telah ditutup oleh warga setempat si pengelola.

Pantauan lapangan tim, danau yang berlokasi sekitar 50 meter tepat di depan gedung sekolah SDN Kesamben II itu, nampak dipenuhi semak belukar menuju akses utama Danau. Bahkan, destinasi wisata alam bekas galian C tersebut, bagian tengah danau telah berubah ditumbuhi aneka tanaman liar. Bukan air biru kehijauan seperti yang nampak pada pemandangan 2-3 tahun yang lalu.

Disamping cekungan danau bekas galian tambang, masih nampak karst perbukitan yang berdiri kokoh seakan jadi saksi perubahan wisata alam, yang dulunya pengunjung bebas masuk keluar gratis untuk berenang maupun bersantai menikmati suguhan lanskap disana.

"Dulu hampir setiap hari, 50 orang lebih mengunjungi danau ini," terang juru kunci pengelola Danau Biru Kesamben, Asmulan (58) ketika dijumpai blokTuban.com disekitar lokasi Danau Biru, Selasa (25/12/2018).

Ditambahkannya, sudah sekitar 2 tahun ini dia menutup akses air yang masuk kedalam cekungan danau, dengan meloloskan air yang tertampung danau bekas galian C itu. Selaian itu, terdapat beberapa titik pada bagian bawah danau yang juga mengeluarkan sumber air dari tandon hujan asal serapan bukit. Sumber itupun juga ditutupnya.

"Semua akses air sudah saya tutup. Sumber daya tutup, air yang tertampung saya bocoran. Semua demi kebaikan bersama Mas," pungkasnya. [feb/ito].

Foto kondisi saat ini:

Tag : danau, biru, kesamben, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more