15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 19:19

Begini Alasan Danau Biru Ditutup Selamanya

Begini Alasan Danau Biru Ditutup Selamanya

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Semenjak ditutup hampir sekitar 2 tahun yang lalu, keadaan Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang kini tampak horor terbengkalai. Semak, belukar, serta sejumlah tanaman liar memenuhi akses jalan hingga lokasi danau tersebut.

Terdapat sebuah alasan pasti, mengenai destinasi wisata alam bekas galian C itu ditutup dan tak akan pernah dibuka selamanya. Usut punya usut, danau yang juga disebut dengan danau curuk yang memiliki kedalaman maksimal sekira 8 meter itu pernah menelan korban.

Siapa sangka, danau dengan keteduhan pohon dan tanaman rindang disertai pemandangan lanskap bukit kapur itu pernah memakan korban jiwa. 

"Pernah ada orang tenggelam. Kejadian itu sekitar 3 tahun yang lalu. Pengunjung ingin bermain air di danau, tapi nggak bisa berenang," ulas Asmulan (58) selaku Pengelola Danau Biru menceritakan masa lalu.

Bahkan dia sempat dibawa ke pihak berwajib keamanan Plumpang saat kejadian itu guna dimintai keterangan. Lewat pelbagai pertimbangan, akhirnya Asmulan bersepakat untuk menutup wisata danau itu.

"Secepatnya harus ditutup ya Pak," kata Asmulan menirukan imbauan dari Polsek Plumpang yang bermaksud agar tak menimbulkan korban jiwa lagi.

Di sisi lain, memang berat hati untuk melakukannya. Menutup, meniadakan tempat yang pernah memberikan rasa nyaman dan bahagia para pengunjung yang datang dari berbagai wilayah Kabupaten Tuban.

"Ya, mau gimana lagi. Timbang makan korban lagi, atau ada hal yang gak diinginkan, mending ditutup saja lah. Monggo kalau mau survei tempatnya lagi, lihatlah kondisi sekarang," pungkasnya kepada blokTuban.com, Selasa (25/12/2018) yang seketika itu hujan deras melanda seluruh wilayah bekas galian tambang C. 

Kini, tak ada lagi wujud wisata Danau Biru Kesamben yang hanya muncul dan ramai ketika musim penghujan tiba. Hanya ada sedikit memori bergambar tentang Danau Biru, Danau Curuk, ataupun Green Lake Jowo pada penelusuran web di google. Sebab diketahui, danau bekas galian tambang itu hanya terisi air penuh dan bisa dikunjungi hanya pada waktu tertentu. Dan kini sudah tertutup secara otomatis lewat alam yang dibantu belukar rimbun menyelimutinya. [feb/col] 

Tag : biru, danau

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more