19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 19:19

Begini Alasan Danau Biru Ditutup Selamanya

Begini Alasan Danau Biru Ditutup Selamanya

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Semenjak ditutup hampir sekitar 2 tahun yang lalu, keadaan Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang kini tampak horor terbengkalai. Semak, belukar, serta sejumlah tanaman liar memenuhi akses jalan hingga lokasi danau tersebut.

Terdapat sebuah alasan pasti, mengenai destinasi wisata alam bekas galian C itu ditutup dan tak akan pernah dibuka selamanya. Usut punya usut, danau yang juga disebut dengan danau curuk yang memiliki kedalaman maksimal sekira 8 meter itu pernah menelan korban.

Siapa sangka, danau dengan keteduhan pohon dan tanaman rindang disertai pemandangan lanskap bukit kapur itu pernah memakan korban jiwa. 

"Pernah ada orang tenggelam. Kejadian itu sekitar 3 tahun yang lalu. Pengunjung ingin bermain air di danau, tapi nggak bisa berenang," ulas Asmulan (58) selaku Pengelola Danau Biru menceritakan masa lalu.

Bahkan dia sempat dibawa ke pihak berwajib keamanan Plumpang saat kejadian itu guna dimintai keterangan. Lewat pelbagai pertimbangan, akhirnya Asmulan bersepakat untuk menutup wisata danau itu.

"Secepatnya harus ditutup ya Pak," kata Asmulan menirukan imbauan dari Polsek Plumpang yang bermaksud agar tak menimbulkan korban jiwa lagi.

Di sisi lain, memang berat hati untuk melakukannya. Menutup, meniadakan tempat yang pernah memberikan rasa nyaman dan bahagia para pengunjung yang datang dari berbagai wilayah Kabupaten Tuban.

"Ya, mau gimana lagi. Timbang makan korban lagi, atau ada hal yang gak diinginkan, mending ditutup saja lah. Monggo kalau mau survei tempatnya lagi, lihatlah kondisi sekarang," pungkasnya kepada blokTuban.com, Selasa (25/12/2018) yang seketika itu hujan deras melanda seluruh wilayah bekas galian tambang C. 

Kini, tak ada lagi wujud wisata Danau Biru Kesamben yang hanya muncul dan ramai ketika musim penghujan tiba. Hanya ada sedikit memori bergambar tentang Danau Biru, Danau Curuk, ataupun Green Lake Jowo pada penelusuran web di google. Sebab diketahui, danau bekas galian tambang itu hanya terisi air penuh dan bisa dikunjungi hanya pada waktu tertentu. Dan kini sudah tertutup secara otomatis lewat alam yang dibantu belukar rimbun menyelimutinya. [feb/col] 

Tag : biru, danau

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more