19:00 . Bentrokan Antar Perguruan Silat di Parengan?   |   15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 24 December 2018 14:00

Libur Natal dan Tahun Baru

Musim Libur, Pengunjung Goa Ngerong Ramai

Musim Libur, Pengunjung Goa Ngerong Ramai

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Musim liburan telah tiba. Terhitung sudah seminggu ini para pelajar sudah berlibur. Ditambah lagi, dengan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2019, masyarakat berbondong-berbondong menuju lokasi wisata yang ada di Kabupaten Tuban. Lokasi wisata yang ramai dikunjungi salah satunya Goa Ngerong.

Dari pantauan di lapangan, Goa yang berada di Desa/Kecamatan Rengel tengah didatangi wisatawan dari dalam maupun luar Kabupaten Tuban.

"Sudah ramai sejak Sabtu kemarin. Ini juga sibuk ngatur kendaraan pengunjung yang parkir sekitar wisata," kata salah satu petugas parkir wisata Goa Ngerong, Sendi kepada blokTuban.com, Senin (24/12/2018).

Pemuda itu juga menambahkan, puncak keramaian pengunjung di wisata Goa itu diperkirakan sudah mencapai pertengahan waktu. Sedang paling ramai, tentu pada tanggal 31 Desember 2018 hingga awal tahun 2019 hingga sepekan kedepan.

Selain itu, pengunjung yang datang tak hanya berasal dari sekitar Kecamatan Rengel maupun dalam kota Tuban. Melainkan wilayah kota lain di Jawa timur seperti Surabaya, Lamongan, Bojonegoro, sampai wilayah Jawa Tengah seperti Rembang, Solo, Blora dan wilayah lain.

"Persiapan lebih ya pengamanan jalan sama parkir. Kalau sudah penuh, kadang kita arahkan kendaraan pengunjung ke sebelah pertigaan sana," pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad warga desa setempat mengaku senang akan aktivitas pengunjung wisata ikonik di Desa Rengel. Sebab, ramainya pengunjung tentu akan meningkatkan kualitas potensi desa supaya lebih buming di kancah umum.

"Ya senang lah. Kalau ramai begini tentu imbas positifnya juga ke desa," paparnya. [feb/rom]

Tag : libur, natal, tahun baru

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more