19:00 . Bentrokan Antar Perguruan Silat di Parengan?   |   15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 22 December 2018 17:00

Duh...! Kasus Nikah Muda Paling Banyak di Kecamatan Kerek

Duh...! Kasus Nikah Muda Paling Banyak di Kecamatan Kerek

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Nikah muda masih dibilang menjadi tren di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban.  Kacamatan Kerek menjadi kecamatan yang angka pernikahan di bawah umur 20 tahun paling banyak, sedangkan Kecamatan Tuban menjadi kecamatan yang paling sedikit kasusnya.

Menurut data yang diperoleh dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kabupaten Tuban, angka nikah muda dengan usia kurang dari 20 tahun yang berada di Kecamatan Kerek tahun 2017 ada 232 kasus, sedangkan di tahun 2018 sampai bulan November mecapai 195 perkara, diperkirakan angka ini akan terus naik, mengingat sekarang ini sudah bulan Desember.

Kategori nikah muda adalah pasangan yang menikah sebelum usia 20 tahun. Jumlah di tahun 2018 diperkirakan terus bertambah sampai penghujung tahun ini nanti.

Banyak faktor yang menjadi alasan pernikahan muda dilangsungkan. Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana, BKKBN Tuban, Suwahyu menyampaikan, di pedesaan masih banyak orang tua yang menikahkan anaknya di usia belia, dan itu dilatarbelakangi agar mengurangi beban keluarga. Padahal secara mental anak tersebut belum siap.

"Banyak kasus di pedesan seperti itu, kita sudah melakukan sosialisasi, semoga di tahun ini angkanya dapat menurun," ungkapnya.

Hal tersebut mendapatkan tanggapan dari anak generasi millenial, Mega, asal Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang.

Menurut Mega, kalau bisa anak muda sekarang itu jangan menikah dulu, karena masa muda lebih baik untuk mengejar cita-cita. Apabila orang tua memaksa, seharusnya desa tersebut ada tim untuk mengatasi permasalahannya.

"Apabila ada anak yang melapor tidak ingin dinikahkan, maka desa bisa memberikan arahan kepada orang tua tetang dampak buruknya nikah muda," [nid/rom]

Tag : nikah muda, kasus nikah muda

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more