17:00 . Menteri Kelautan dan Perikanan Lepas Kontainer Ke-90 Ekspor Olahan Ikan   |   16:00 . Lebih Ramah Lingkungan, Warga Denpasar Coba Pertalite   |   15:00 . KBM Serentak 13 Juli, Ini Kata Kemenag Tuban   |   14:00 . Pertamina Pakai Sistem Konsinyasi Selesaikan Sisa Lahan Kilang GRR Tuban   |   13:00 . Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri   |   12:00 . Bupati Resmikan Yayasan Al-Chusnaniyah Jadi Madrasah Tangguh   |   09:00 . Pasien Positf Covid-19 Tambah 1, Seorang PDP Meninggal   |   08:00 . Keluar Masuk Hutan Setiajit Temui Warga Pelosok   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   21:00 . Kakankemenag Tuban Beri Pembinaan pada FKPAI   |   20:00 . Tak Pakai Masker, 37 Pemuda Diberi Sanksi Sosial   |   19:00 . Menuju Pilkada Damai, PPK Singgahan Koordinasi dengan Forkopimka   |   18:00 . Diduga Korsleting Listrik, Kantor Ekspedisi di Jatirogo Terbakar   |   16:00 . Kunjungi Ponpes Tangguh di Prambontergayang, Ini Pesan Bupati   |   15:30 . Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Tertimpa Alat Derek   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 15 December 2018 11:00

Kuliner dan Olahan Enthung Mulai Digemari Warga

Kuliner dan Olahan Enthung Mulai Digemari Warga

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Pasca keberadaan populasi ulat yang sempat menghebohkan warga yang ada di sekitaran hutan jati wilayah Kabupaten Tuban, kini muncul jenis keluarga dekatnya, yakni enthung. Ya, nama lain dari Kepompong, ulat jati yang masyarakat umum Tuban biasa menyebutnya dengan enthung, kini menjadi tren dan incaran kuliner warga.

Cita rasa yang lezat dan gurih, serta kandungan gizi kaya protein, menjadi salah satu sebab hewan ini digemari. Untuk memperoleh enthung, warga biasanya mencari di sekitar hutan Jati. Tak sedikit pula masyarakat yang rela membeli ke warga sekitar hutan, untuk kemudian diolah menjadi masakan pendamping nasi maupun sebagai camilan.

"Rasanya gurih, lezat lah. Apalagi diolah masakan oseng begini, nikmat," kata Tri, warga Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko saat menikmati masakan enthung sebagai lauk nasi.

Menurutnya, cita rasa Enthung yang dilahapnya hampir mirip dengan olahan jenis Belalang Kayu. Baik tingkat kelezatan rasa, juga kandungan protein pada makanan.

"Sebelas-dua belas sih. Malah, masih tinggi enthung proteinnya," tambahnya.

Selain itu, tren makan enthung di kalangan umum juga membawa berkah bagi warga pinggiran hutan jati. Banyak di antara warga pencari enthung memperoleh pundi rupiah yang tak sedikit. Sebab, enthung Jati yang telah dicari dan dikumpulkan, laris dibeli penikmat kuliner ekstrim tersebut.

"Kemarin juga cari enthung. Alhamdulillah, kebetulan semuanya. Dapat 100 ribu dari hasil jualan," kata Heri, salah satu warga pencari enthung di Kecamatan Singgahan. [feb/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kepompong, ulat, enthung



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more