19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 December 2018 13:37

Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B

Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B

Oleh: Niha 

blokTuban.com - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) patut berbangga. Prodi ini telah terakreditasi B. 

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unirow Satya Irawatiningrum mengatakan, proses akreditasi telah disiapkan sejak setahun lalu. Ada tim yang telah dibentuk di tingkat prodi. Lantas tim bekerja hingga berkas borang di kirim ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 

Setelah berkas borang dikirim dilakukan pemeriksaan oleh BAN-PT. Jika dianggap layak kemudian dilanjutkan visitasi. Yakni, menugaskan asesor untuk datang ke Unirow melakukan pengecekan berkas dan kondisi di lapangan. 

Ira menuturkan sesuai jadwal visitasi dilakukan 27-28 november. Asesor yang datang yakni Dr. Muhamad Sulhan dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Dr. Puji Lestari dari UPN Veteran Jogjakarta. 

"Visitasi berjalan lancar. Hasilnya pun sudah keluar," kata dia. 

Lulusan Magister Ilmu Komunikasi UNS Surakarta ini menuturkan, proses visitasi dilakukan untuk pengecekan berkas yang dikirim. Memastikan visi dan misi prodi singkron dengan kurikulum yang ada. Selain itu, stakeholder pun turut dilibatkan dalam visitasi ini. Mereka dimintai pendapat tentang lulusan hingga proses magang.

Stakeholder yang dilibatkan dari praktisi media massa, Dinas Kominfo Tuban, dan PT Semen Indonesia. 

Ira melanjutkan hasil yang diharapkan pun muncul. Prodi yang lulusannya telah menyebar menjadi seorang jurnalis, praktisi publik relation serta ASN ini telah berubah menjadi B. Ira menuturkan, nilai B ini menggembirakan. 

"Ini berarti secara manajemen pengelolaan prodi telah dianggap baik," katanya. 

Dia berharap dengan akreditasi B di prodi Ilmu Komunikasi bisa bermanfaat bagi mahasiswa, alumni, pengguna lulusan hingga masyarakat umum. [niha/ono]

 

 

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more