19:00 . Bentrokan Antar Perguruan Silat di Parengan?   |   15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 December 2018 17:00

Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi

Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Beberapa hari ini, kepompong atau enthung jati menjadi buruan masyarakat di sekitar hutan jati wilayah Kabupaten Tuban. Masyarakat berburu enthung jati untuk dikonsumsi, bahkan tidak sedikit mereka menjual hasil buruanya kepada penggermar masakan dari metamorfosis hewan ulat tersebut. 

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menyarankan agar penggemar masakan enthung jati itu memasaknya dengan sempurna dalam arti tidak dengan asal matang saja.

"Kepompong jati bukan termasuk metamorfosis dari ulat beracun, meski begitu para penggemar masakan ini juga harus memasaknya dengan sempurna," ungkap Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul Khomariyati, Senin (10/12/2018).

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi blokTuban.com dia juga menyatakan bahwa enthung jati yang ada setiap pergantian musim ini mempunyai banyak kandungan protein sehingga baik untuk dikonsumsi. "Kandungan proteinnya tinggi, sehingga baik untuk kesehatan bagi yang mau," jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Sumerep (60) mengatakan menyukai masakan enthung jati ini, terlebih cara masaknya digoreng dengan bumbu yang gurih dan pedas. 

"Saya ikut mencari enthung jati, nanti setelah dapat lumayan banyak dimasak sendiri oleh istri untuk dijadikan lauk," pungkasnya.[hud/col]

Tag : enthung, jati, kepompong, ulat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more