09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 07 December 2018 19:00

Hutan Kota Kapur Jadi Lokasi Konservasi Rusa .

Hutan Kota Kapur Jadi Lokasi Konservasi Rusa .

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Wisata baru, Hutan Kota Kapur yang berlokasi dekat perempatan Jalan Gajah Mada  selain menjadi hutan kota juga menjadi tempat konservasi rusa.  

Bagi kalian warga Tuban pastinya sering melewati tempat tersebut, pastinya banyak yang bertanya-tanya mengapa ada rusa di sana. Padahal, dulunya tempat tersebut dimanfaatkan sebagai pabrik kapur hingga akrab dengan nama perempatan pabrik kapur.

Berdasarkan data yang ada, dulu lokasi tersebut merupakan pabrik kapur milik daerah namun sekitar tahun 70 an sudah tidak digunakan lagi. Sekitar tahun 2009 tempat tersebut beralih fungsi menjadi hutan kota di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemungkiman (PRKP). 

Melihat lokasi yang strategis, serta memepertimbangkan keberadaan rusa di pendopo kabupaten yang tak berkembang baik, akhirnya tahun 2013 rusa itu dipindahkan di hutan kota. Karena cocok, dari hanya 5 ekor rusa, kini rusa yang hidup di penakaran sudah mencapai 33 ekor. 

"Dulunya ada di pendopo karena stres soalnya tempatnya sempit akhirnya dipindahkan disini," ungkap Hadi petugas PRKP. 

Lebih lanjut, ia menambahkan karena rusa tersebut merupakan hewan yang dilindungi setiap 3 bulan sekali staf konservasi kehewanan dari Bojonegoro datang untuk memantau perkembangan rusa tesebut. Selain itu tempat tersebut terbuka untuk umum, sehingga masayarakat Tuban bisa bebas berkunjung ke sana tanpa dipungut biaya. 

"Tempat ini memang terbuka untuk umum, sehingga warga Tuban bisa ke sini gratis," ungkapnya. [nid/lis]

Tag : rusa, konservasi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more