15:00 . Pasca Monster Road, Perbaikan Alun-Alun Tuban Nol Rupiah   |   14:00 . Rogoh Kocek Sendiri, KRC Boyong 6 Medali   |   13:00 . 308 Eks Tenaga Honorer K2 Tuban Telah Melamar Jadi P3K   |   12:00 . Beda Pola, Begini Pelaksanaan PTSL di Tuban Selatan   |   11:00 . Penggunaan Lahan untuk Kilang Tak Pengaruhi Produksi Pangan   |   10:00 . Pos Kamling Harus Selesai Sebelum Pembukaan   |   09:00 . Tak Peduli Malam, Satgas TMMD Tetap Bekerja   |   08:00 . Razia Warung Remang-remang, Seorang Perempuan Diamankan   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   17:00 . Polres Tuban Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilu   |   16:00 . Jembatan Jambangan Ambrol, Jalur Roda 4 Lumpuh   |   14:00 . Hujan Deras, Jalan Penghubung Maindu-Klumpit Longsor   |   11:00 . Peringati Hari Lahir, Muslimat NU Deklarasi Anti Hoax.   |   10:00 . KPUD Tuban Sosialisasi Penghuni Lapas   |   07:00 . Anak yang Doyan Jumpalitan adalah Anak Cerdas   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 06 December 2018 15:00

Kemendes-PDTT Kembali Buka Rekrutmen Pendamping Desa

Kemendes-PDTT Kembali Buka Rekrutmen Pendamping Desa

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) kembali melakukan rekrutmen Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Jawa Timur (Jatim) tahun 2018. Pendaftaran akan dibuka mulai besok, Jumat (7/12/2018).

Ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Kamis (6/12/2018), Koordinator Kabupaten (Korkab) Tuban Pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Muhimmuddin membenarkan adanya informasi tersebut. Rekrutmen tenaga pendamping melalui satuan kerja (satker) P3MD Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Provinsi Jatim. 

"Iya benar," jawab Muhim dengan singkat, Kamis (6/12/2018).

Rekrutmen tenaga pendamping profesional P3MD ini dibuka untuk dua jabatan. Pertama, jabatan Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) dan kedua, Pendamping Lokal Desa (PLD).

"PDTI ditujukan bagi pelamar dengan domisili tempat tinggal di Provinsi Jawa Timur, dan bersedia. Sedangkan PLD ditujukan bagi pelamar yang berdomisili di Kecamatan yang kosong sebagaimana keterangan kecamatan kosong," bunyi pengumuman rekrutmen tersebut. 

Informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, pendaftaran dibuka pada hari Jumat (07/12/2018) pukul 09.00 WIB. Sementara itu, pendaftaran akan ditutup pada hari Minggu (09/12/2018) pukul 12.00 WIB.

Pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui Website www.satkerp3mdjawatimur.id. [rof/col]

Berikut Kuota Pendamping Kabupaten Tuban yang akan Direkrut:

- PDTI: 8 Formasi

- PLD : 9 Formasi*

* Bancar (1) Jenu (1), Kerek (1), Montong (2), Soko (1), Tambakboyo (3)

Tag : kemendes, pdtt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more