10:00 . Warga Jenu Minta Polres Bebaskan Tiga Perusak Patok Tanah   |   07:00 . Jangan Sembarang Pilih, ini Risiko Pakai Kacamata Hitam Murah   |   16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 24 November 2018 15:00

Pertahankan Nilai Tradisi, Disparbudpora Berikan Edukasi Budaya

Pertahankan Nilai Tradisi, Disparbudpora Berikan Edukasi Budaya

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Warisan budaya maupun tradisi di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban terhitung banyak bila ditelusuri secara detail. Akan tetapi, perlahan alur-alur budaya tradisi makin ditinggalkan oleh para generasi penerus pemuda kita sebab arus globalisasi kian padat.

Tak dipungkiri, keadaan tersebut sedikit banyak telah dirasakan oleh masyarakat umum. Dari hal itulah, strategi demi mempertahankan nilai tradisi khususnya budaya asli Tuban terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbudpora, Sumardi juga merasakan hal demikian. Perihal warisan budaya lokal, seperti Janggrung maupun Sandur khas Tuban sudah kalah dengan seni pertunjukkan yang lebih wah nan kekinian.

"Upaya kita masih sebatas edukasi kepada generasi muda," terang Sumardi.

Upaya edukasi yang dilakukan pada generasi muda, sambungnya, pihaknya berusaha jika setiap ada kegiatan kesenian selalu mengundang dan melibatkan siswa sekolah. Mulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sekitar Tuban.

Keterlibatan generasi muda yang masih dalam enyaman bangku sekolah itu, tak melulu digarap agar siswa-siswi diharapkan menjadi pelaku seni tradisi. Akan tetapi, lebih pada sebuah pendidikan bahwa sejarah dan budaya lokal Tuban ada, "Termasuk Siraman Waranggono  Sinder, Sandur, tetap setiap kali ada even seni budaya kita undang mereka," jelasnya.

Selain itu, wujud gagasan dan upaya Disparbudpora dalam mempertahankan nilai tradisi budaya juga telah disosialkan kepada sejumlah SMP di Tuban Kota dan Semanding, serta SMA-SMK se-Tuban Kota dan Semanding.

"Ajang edukasi, ajang pembelajaran pada adik-adik bahwa sejarah budaya daerah mereka sendiri harus tahu," pungkasnya kepada blokTuban.com, Sabtu (24/11/2018). [feb/lis]

 

 

 

Tag : budaya, asli, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more