08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Potret Pantai Cemara yang Masih Belum Tertata

bloktuban.com | Saturday, 17 November 2018 09:00

Potret Pantai Cemara yang Masih Belum Tertata

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Destinasi wisata bahari, Pantai Cemara yang terletak di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu memang relatif muda dalam urusan swakelola. Akan tetapi, pantai yang dikelola kurang dari dua tahun oleh warga masyarakat setempat itu masih dalam taraf pembenahan. Terlebih pada penataan aspek penataan letak wisata.

Hal tersebut juga dirasakan oleh para pedagang yang sekaligus andil dalam pengelolaan. Garis tata letak fasilitas gubuk, tempat istirahat para pengunjung, berikut bangunan warung disepanjang pantai terkesan semrawut. Padahal, dari awal sudah diterapkan aturan sistem pemetaan oleh pemerintah desa setempat.

"Sebenarnya disini itu sudah tertata, tapi beberapa warung malah gak tertib. Banyak yang buat Saung semakin banyak dan tak teratur," ujar Mbak Tum, seorang pedagang di Pantai Cemara.

Dia juga menambahkan, adanya pengelolaan dari masyarakat setempat memiliki kekurangan dan kelebihan. Hasil dari berdagang dan pengelolaan fasilitas lainnya bisa langsung dipegang oleh warga sendiri. Akan tetapi, sebab karakter dan ego sejumlah oknum yang ingin menang sendiri menjadikan pengelolaan wisata perlahan lepas dari tatanan.

"Dulu saja jalanan sepanjang pantai ini lurus, tapi sekarang malah belok belok. Ya karena kurang tertib penataannya," imbuhnya kepada blokTuban.com, Sabtu (17/11/2018).

Pedagang lain, Hafidz juga menuturkan hal senada. Pemilik stand dagang dititik bagian tengah Pantai Cemara itu mengaku lebih berkenan jika para pengelola bersatu, meningkatkan pengelolaan pantai supaya bertambah baik.

"Memang beberapa masalah ada yang dari dalam, tapi dari situ kita harusnya bersatu lebih baik. Toh potensi pantai di sini nggak kalah dengan daerah lain," jelasnya. [feb/ito]

Tag : wisata, pantai, cemara, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more