19:00 . Bentrokan Antar Perguruan Silat di Parengan?   |   15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 15 October 2018 10:00

Kepala SKK Migas Jabanusa Ajak Peduli Migas

Kepala SKK Migas Jabanusa Ajak Peduli Migas

Reporter: Sri Wiyono

blokTuban.com – Kepala Satuan Kerja Khusus Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Ali Masyhar meminta seluruh masyarakat untuk peduli minyak dan gas (migas). Sebab, ketergantungan manusia pada migas sangat luar biasa besar.

Sedangkan, migas merupakan sumber alam yang tidak bisa diperbarui. Sehingga penggunaan harus hemat dan terus ditemukan sumber-sumber baru agar kelangsungan hidup manusia terjamin. Indonesia sendiri, sejak 2003 silam sudah tidak lagi menjadi negara penghasil migas, karena sejak tahun itu, produksi migas lebih sedikit dibanding dengan konsumsi atau kebutuhan.

”Saat ini, negara penghasil migas terbesar adalah Venezuela, Indonesia tidak lagi sejak 2003,’’ ujarnya, saat menghadiri Sekolah Jurnalistik di SMK Terpadu Tarbiyatut Thullab Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Senin (15/10/2018). Kegiatan ini kerjasama antara PT Perrtamina Asset 4 Sukowati Field dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban.

Karena itu, upaya pemerintah untuk terus menemukan cadangan baru migas harus terus dilakukan. Melalui SKK Migas, pemerintah mendorong perusahaan migas untuk terus melakukan eksplorasi atau mencari sumber-sumber migas baru.

‘’Hanya, banyak kegiatan eksplorasi yang gagal menemukan migas. Kalau sudah seperti itu, biaya besar hilang,’’ terangnya.

Resiko kehilangan banyak biaya itu, yang membuat banyak pengusaha nasional tak berani investasi di bidang migas, khususnya eksplorasi. Maka, negara mengundang pengusaha asing untuk masuk. Hanya, banyak kasus, upaya kegiatan eksplorasi migas banyak diprotes dan mendapat gangguan.

‘’Belum-belum sudah didemo dan sebagainya. Tolong dibantu perusahaan-perusahaan tersebut. Itu untuk mencari sumber migas yang juga untuk kelangsungan kehidupan negara ini,’’ terang alumnus pesantren Futuhiyah, Mranggen, Magelang ini.

Persepsi itulah yang menurut dia harus diluruskan. Tingginya resiko kehilangan modal membuat banyak pengusaha yang enggan eksplorasi. Sehingga, jika ada perusahaan yang melakukan eskplorasi, masyarakat diminta mendukung agar kegiatannya lancar. Kalau berhasil menemukan cadangan migas baru, akan menjadi sumbangan untuk negara.

‘’Tentu manfaatnya untuk warga setempat juga besar. Seperti lapangan Banyuurip di Bojonegoro itu besar produksinya dan manfaatnya. Coba bantu dan upayakan, nanti cadangan migas seperti itu ditemukan di Tuban,’’ pintanya.

Sebagian besar pembangunan di negeri ini, sejak Indonesia merdeka dibiayai dari sektor migas. Sehingga, jika migas tidak banyak menghasilkan, maka juga akan mengganggu pembangunan.

‘’Makanya upaya pemerintah, dalam hal ini SKK Migas yang ditunjuk sangat serius untuk menemukan cadangan-cadangan baru migas. Tolong negara ini dibantu, dengan doa, upaya dan dukungan pada perusahaan migas yang sedang berusaha,’’ tandasnya.[ono]

 

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more