09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 15 October 2018 09:00

Begini Harapan Kepala SKK Migas Jabanusa pada Generasi Muda

Beri Motivasi Siswa SMK Tarbiyatut Thullab

Beri Motivasi Siswa SMK Tarbiyatut Thullab

Reporter: Sri Wiyono

blokTuban.com – Semua sendi kehidupan masyarakat tak pernah lepas dari minyak dan gas (migas). Karena, semua yang dilakukan tak lepas dari energi, dan hampir semua energi yang dibutuhkan, disediakan atau ditopang oleh migas. Karena itu, migas harus tetap ada, dan harus terus diproduksi.

Namun, produksi migas nasional, saat ini sudah mengkhawatirkan. Sebab, antara kebutuhan yang produksi sangat tidak imbang. Kebutuhan atau konsumsi jauh lebih besar dibanding produksinya. Sehingga, Indonesia harus impor, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dari luar negeri.

‘’Karena Indonesia saat ini sudah bukan negara penghasil minyak lagi. Kita kekurangan, sehingga harus impor,’’ ujar Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Ali Masyhar saat sosialisasi tentang migas di hadapan peserta Sekolah Jurnalistik di SMK Terpadu Tarbiyatut Thullab, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Senin (15/10/2018). Kegiatan hasil kerjasama PT Pertamina Asset 4 Sukowati Field dan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban.

Karena itu, usaha menemukan cadangan-cadangan migas baru terus dilakukan. Kegiatan eksplorasi terus diupayakan agar cadangan migas terus ada. Hanya, tidak semua eksplorasi itu berhasil. Sebab, kadangkala meski sudah mengeluarkan biaya sampai ratusan miliar tidak menemukan migas yang diharapkan.

‘’Jadi, semua serba mungkin. Kadang ketemu kadang tidak. Resikonya tinggi. Itu kenapa tak banyak pengusaha nasional yang berani mengambil resiko. Bahkan pemerintah pun tak berani mengambil resiko. Sehingga, diundang perusahaan asing untuk eksplorasi,’’ tambahnya.

Selain berbiaya dan beresiko tinggi, eksplorasi migas juga butuh teknologi tinggi. Perusahaan asing yang banyak memiliki teknologi tersebut. Karena itu, dia berharap para siswa belajar tekun agar menjadi manusia-manusia yang pintar, yang ke depan bisa menguasai teknologi tersebut untuk membantu menemukan cadangan-cadangan migas baru.

‘’Bantulah negeri ini, karena saat ini sedang sangat membutuhkan cadangan migas yang banyak untuk memenuhi kebutuhan. Para generasi muda ini nanti yang diharapkan bisa membantu,’’ katanya.

Meski sudah punya teknologi tinggi, namun cadangan migas yang dicari berada di ribuan meter di bawah bumi, bahkan terkadang berada di tengah laut. Sehingga, manusia tidak bis memastikan apakah ad atau tidak cadangan migas yang dicari itu. Karena itu, peran Allah atau Tuhan yang paling utama.

‘’Jadi, doa dan kedekatan dengan Allah itu penting. Kalau Allah tidak menghendaki, tidak memberi berkah jangan harap bisa ketemu migasnya. Karena itu, bersyukurlah Indonesia masih diberi berkah dengan masih adanya cadangan migas,’’ tandasnya.[ono]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more