18:00 . Kuasa Hukum Terduga Korupsi BPNT Keberatan Pernyataan Bupati   |   17:00 . Peduli Pesantren, TPPI Sumbang 3.000 Masker dan Alat Penunjang Tatanan Hidup Baru   |   15:00 . Bupati Isyaratkan Pembatasan Santri di Ponpes   |   14:00 . Desa Wajib Miliki Peta Kerawanan Bencana   |   12:00 . Dampak Covid-19, Pelaksanan Ujian Perangkat Desa Belum Pasti   |   11:00 . Kemenag Keluarkan Panduan Salat Idul Adha   |   10:00 . Bupati Sebut Tak Ada Mafia Pupuk   |   09:00 . 7.255 Petani Tuban Telah Mengambil KUR Tani BNI, Ini Keuntungannya   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   18:00 . Lahir 1 Juli, 28 Pemohon Dapatkan SIM Gratis   |   16:00 . DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019   |   14:00 . Jelang Idul Adha, Kemenag Keluarkan Tata Cara dan Penyembelihan Kurban   |   13:00 . Ahli Bikin Quote Patah Hati, Gadis Absurd Tuban Idolakan Fiersa Besari   |   12:00 . Mengenal Basuki Rahmat, Kurir dan Saksi Penandatanganan Supersemar Asal Tuban   |   11:00 . Bupati Yakin Sekdes Cepokorejo Bakal Masuk Bui   |  
Thu, 02 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 13 October 2018 08:00

Kampanye di Medsos, Bawaslu Hanya Awasi Akun yang Terdaftar

Kampanye di Medsos, Bawaslu Hanya Awasi Akun yang Terdaftar

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 
 
blokTuban.com - Di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomer 23 Tahun 2018, peserta pemilu dapat melakukan kampanye melalui media sosial. Akun media sosial (Medsos) dapat dibuat paling banyak 10 untuk setiap jenis aplikasi.
 
Komisisoner Bawaslu Kabupaten Tuban, Ulil Abror Almahmud berharap ketika melakukan kampanye di medsos tim kampanye dapat memilah konten yang akan digunakan untuk menarik simpati masyarakat. Jangan sampai konten yang diunggah kampanye hitam dan fitnah.
 
"Sesuai PKPU-nya, desain dan materi pada mediasos sedikitnya memuat visi, misi dan program peserta pemilu," ucapnya kepada blokTuban.com, beberapa waktu yang lalu. 
 
Ditambahkan, koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Tuban ini desain dan materi dapat berupa tulisan, suara, gambar dan atau gabungan dari ketiganya. Ditegaskan dia, pelaksana kampanye wajib mendaftarkan akun resmi media sosial kepada KPU, sebab hal itu berkaitan dengan pengawasan. 
 
"Sebab, yang jadi objek pengawasan adalah akun resmi Medsos yang sudah terdaftar. Akun pribadi bukan kewenangan kita," tandas alumni PMII Surabaya itu. 
 
Diketahui sebelumnya, Komisioner KPU Tuban, Yayuk Dwi A.S mengatakan, saat ini sudah ada 9 Parpol yang mendaftarkan akun medsosnya ke KPU. Sehingga mereka bisa mencari dukungan masyarakat, khususnya dari sahabat dunia maya tersebut.
 
Pendaftaran akun Medsos dilakukan paling lambat 1 hari sebelum masa kampanye. Akun tersebut wajib ditutup pada hari terahir masa kampanye
 
"Parpol yang telah mendaftarkan akun medsosnya antara lain, PKS, Gerindra, PPP, Demokrat, Hanura, Perindo, Nasdem, PDIP, dan Golkar," ulasnya panjang lebar. [rof/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kampanye, medsos, kpu, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more