18:00 . Ini Perusahaan yang Berhasil Menyabet CSR Award Kabupaten Tuban   |   17:00 . 108 Perusahaan di Tuban, Hanya 33 Memberikan Laporan CSR   |   16:00 . Bupati Tuban Tindak Tegas Perusahaan yang 'Malas' Lapor CSR   |   15:00 . Tak Lapor CSR, Bupati Akan Tindak Tegas   |   14:00 . BPJS Dinilai Gagal, LMND-SRMI Tawarkan Jamkesrata   |   13:00 . Semen Indonesia Optimalkan Website Desa di Tuban   |   12:00 . Dilema Pembangunan Tanggul Bengawan Solo   |   11:00 . Proyek Jembatan Rengel, Tuban Kebagian Pembebasan Lahan   |   08:00 . Sahabat Pertamina Makin Dekat Warga   |   07:00 . Ujian Nasional Dihapus, 8 Hal Ini Perlu Orang Tua Tahu   |   17:00 . Di Hadapan Petinggi Sekber Poros Perubahan, Kang Yudi Beberkan Visi Misi   |   16:00 . Karya Bakti Program Rutilahu, Koramil Merakurak Renovasi 21 Rumah Warga Tidak Layak Huni   |   15:00 . Tingkatkan SDM, Pemuda Kedungsoko Ikuti Pelatihan Jurnalistik   |   14:00 . 17 Tim Ikuti Turnamen Futsal Camat Tuban Cup   |   13:00 . Aliansi Pemuda Tuban Dukung Setiajit jadi Bupati   |  
Mon, 16 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 07 October 2018 21:00

Picu Kerusuhan, Pemain Persip Pekalongan Diganjar Kartu Merah

Picu Kerusuhan, Pemain Persip Pekalongan Diganjar Kartu Merah

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Insiden kerusuhan pertandingan sepak bola terjadi di Liga 3 Nasional tahun ini. Kali ini, insiden kerusuhan terjadi saat kesebelasan Persatu Tuban menjamu tim tamu kesebelasan Persip Pekalongan di Stadion Lokajaya, Kabupaten Tuban.

Akibatnya, salah satu pemain dari kesebelasan Persip Pekalongan Iwan Wahyudi (4) yang memicu terjadinya kerusuhan itu diganjar kartu merah oleh wasit. Sedangkan, salah satu pemain dari kesebelasan Persatu Tuban Edy Winarno (7) di ganjar Kartu Kuning.

Pantauan blokTuban.com di lapangan, Iwan Wahyudi yang tidak lain adalah Kapten dari tim kesebelasan Persip Pekalongan itu diganjar kartu merah lantaran menendang dan memukul salah satu pemain Persatu Tuban yaitu Edy Winarno.

Saat konferensi pers, Manajer Kesebelasan Persip Pekalongan, Muchammad Chamad Maretan mengaku banyak berterimakasih kepada Panpel pertandingan di Stadion Lokajaya ini. Sementara itu terkait dengan kerusuhan yang terjadi saat pertandingan berlangsung pihaknya enggan untuk berkomentar.

"Saya banyak berterima kasih kepada Panpel pertandingan ini, kami juga mengaku kalah dan kami tidak mau banyak berkomentar karena kami mau istirahat," terangnya saat konferensi pers di Stadion Lokajaya, Minggu (7/10/2018).

Sementara itu, Manager Persatu Tuban Fahmi Fikroni sangat menyayangkan dengan adanya insiden kerusuhan ini. Menurutnya, pemain dari Persip Pekalongan dalam pertandingan ini selalu mencari-cari kesalahan. Bayangkan saat duel satu lawan satu pemain Persatu justru ditendang dan dipukuli padahal tidak melakukan kesalahan.

"Kita menyayangkan kejadian kerusuhan tadi," terangnya saat konferensi pers.

Dia juga menambahkan, dalam insiden kerusuhan yang terjadi di menit-menit akhir pertandingan itu salah satu pemain Persatu Tuban yaitu Edy Winarno di ganjar kartu kuning oleh wasit. "Iya mas Edy tadi di kartu kuning, namun itu dihapus saat di babak 32 besar," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam pertandingan yang menjadi penentu dari kedua kesebelasan untuk lolos di 32 besar Liga 3 Nasional tahun ini, Persatu Tuban berhasil unggul 1-0 atas lawanya Persip Pekalongan. Dengan begitu kesebelasan Persatu Tuban berhak lolos ke babak 32 besar.[hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : persatu, persip, tuban, pekalongan



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Tuesday, 10 December 2019 22:00

    MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta

    Dewan Pers: Banyak yang Manfaatkan Keistimewaan Wartawan

    Dewan Pers: Banyak yang Manfaatkan Keistimewaan Wartawan Dalam kegiatan MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta yang digelar ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Tempo Institute, menghadirkan Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi dari Dewan Pers, Jamalul Insan....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more