17:00 . Berkah Salat Dhuha, Guru TPQ ini Bisa Dapat Hadiah Umroh   |   16:00 . Bayi Penderita Kelainan Usus Akhirnya Meninggal   |   15:00 . Pentingnya Toleransi Beragama Ditanamkan Sejak Dini   |   14:00 . Perhatian Pemkab Tuban ke TPQ Diungkap di Hadapan 7000 Guru   |   13:00 . Tahun Ini Gaji Guru TPQ Naik 100 Persen   |   12:00 . Polres Tuban Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Dari Kemenpan-RB   |   11:00 . UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional   |   10:00 . 15 Persen Balita di Tuban Masih Gizi Buruk   |   09:00 . Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta   |   08:00 . Bayi Alami Kelainan Usus Butuh Uluran Tangan Anda   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   19:00 . Rekrutmen Panwascam   |   18:00 . Tutup Buku PTSL 2019, Begini Hasilnya   |   17:00 . Usia 81 Tahun Ikuti Nikah Masal, Begini Ungkapan Kebahagiaannya   |   16:00 . UMK Tuban Disahkan 2,5 Juta, Perusahaan yang Tak Sanggup Bisa Lakukan ini   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 16:00

Gempa dan Tsunami Palu

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pasangan Suami Istri (Pasutri) asal Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dikabarkan menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Pasutri tersebut diketahui bernama Lasmono (40) dan Darwati (31), keduanya merantau di Kabupaten Palu sudah sekitar 13 tahun yang lalu, dan telah dikaruniai tiga anak laki-laki.

Informasi yang diterima keluarga korban yang tinggal di RT.2/RW.1 Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, sampai saat ini Darwati dikabarkan meninggal dunia, Lasmono masih belum ditemukan sedangkan tiga anaknya selamat.

"Kabar dari kerabat yang lain dan selamat di sana, Darwati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar kakak kandung Darwati, Siti Lamtari saat ditemui blokTuban.com di kediamanya, Senin (1/10/2018).

Lebih lanjut, Siti Lamtari mengaku mendapatkan kabar saudaranya terkena musibah gempa bumi dan stunami di Palu pada, Jumat (28/9/2018) malam, kemudian mendengar saudaranya meninggal dunia pada Sabtu (29/9/2018) pagi.

"Jumat setelah kejadian itu kami sudah mendapatkan kabar, kemudian Sabtu pagi mendapatkan kabar lagi Darwati ditemukan meninggal dunia," tambahnya.

Hingga saat ini, menurut Siti Lamtari, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat masih belum tahu ada warga yang berasal dari Desa Bogorejo yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. [hud/rom]

Tag : gempa bumi palu, palu, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more