21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |   19:00 . Truk Gandeng Terguling Timpa Pejalan Kaki Hingga Tewas   |   18:00 . Organisasi Pemuda di Kecamatan Rengel Kompak Bagi 1000 Takjil   |   16:00 . Polisi Berhasil Identifikasi Identitas Pelaku Pembobolan RSUD   |   13:00 . Lima BUMN Berbagi untuk Masyarakat Tuban   |   12:00 . Tim Verifikasi Madrasah Ramah Anak Tinjau MTsN 1   |   11:00 . Kabar Paracetamol Mengandung Virus Berbahaya Ternyata Hoax   |   10:00 . Prakiraan Cuaca 23-27 Mei, Diprediksi Gelombang Laut Capai 2.5 Meter   |   09:00 . Hari Ini Ada Bagi-bagi THR Rp39 Miliar di Tuban   |   08:00 . Kantor Disdukcapil Diusulkan Pindah, Ada Tiga Pilihan Lokasi   |   07:00 . Tips Berolahraga selama Ramadan   |   06:00 . Oleng, Muatan Kertas Jatuh Timpa Truk Logistik   |   20:00 . EMCL Umumkan 4 Konten Viral Jurnalis Tuban   |   19:00 . Begini Tanggapan Diskominfo Tuban Terkait Penggunaan Fitur VPN   |  
Sat, 25 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 16:00

Gempa dan Tsunami Palu

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pasangan Suami Istri (Pasutri) asal Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dikabarkan menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Pasutri tersebut diketahui bernama Lasmono (40) dan Darwati (31), keduanya merantau di Kabupaten Palu sudah sekitar 13 tahun yang lalu, dan telah dikaruniai tiga anak laki-laki.

Informasi yang diterima keluarga korban yang tinggal di RT.2/RW.1 Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, sampai saat ini Darwati dikabarkan meninggal dunia, Lasmono masih belum ditemukan sedangkan tiga anaknya selamat.

"Kabar dari kerabat yang lain dan selamat di sana, Darwati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar kakak kandung Darwati, Siti Lamtari saat ditemui blokTuban.com di kediamanya, Senin (1/10/2018).

Lebih lanjut, Siti Lamtari mengaku mendapatkan kabar saudaranya terkena musibah gempa bumi dan stunami di Palu pada, Jumat (28/9/2018) malam, kemudian mendengar saudaranya meninggal dunia pada Sabtu (29/9/2018) pagi.

"Jumat setelah kejadian itu kami sudah mendapatkan kabar, kemudian Sabtu pagi mendapatkan kabar lagi Darwati ditemukan meninggal dunia," tambahnya.

Hingga saat ini, menurut Siti Lamtari, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat masih belum tahu ada warga yang berasal dari Desa Bogorejo yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. [hud/rom]

Tag : gempa bumi palu, palu, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more