20:00 . Gudang Garam dan Grabagan Jadi Klaster Baru   |   15:00 . Umur Petugas Pilkada Maksimal 50 Tahun, Pertimbanganya Faktor Kesehatan   |   14:00 . Reklamasi Kilang Minyak di Tuban, Menteri Kelautan dan Perikanan: Jangan Sampai Mengganggu Nelayan   |   13:00 . BPBD Serahkan Bantuan Material untuk Penanganan Banjir Rob   |   12:00 . Restorasi Kilang Tuban Tinggal Lima Persen   |   11:00 . Dugaan Sementara, Mayat Bayi di Pantai Sengaja Dibuang   |   10:00 . Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Tengkurap di Pantai Tuban   |   09:00 . Hadapi Tiga PSN, TPPI Siapkan Pemuda Terampil Bersertifikat BNSP   |   08:00 . Perdana, 'TABANA' Dikukuhkan Sebagai Madrasah Tangguh di Tuban   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   17:00 . Menteri Kelautan dan Perikanan Lepas Kontainer Ke-90 Ekspor Olahan Ikan   |   16:00 . Lebih Ramah Lingkungan, Warga Denpasar Coba Pertalite   |   15:00 . KBM Serentak 13 Juli, Ini Kata Kemenag Tuban   |   14:00 . Pertamina Pakai Sistem Konsinyasi Selesaikan Sisa Lahan Kilang GRR Tuban   |   13:00 . Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri   |  
Fri, 10 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 16:00

Gempa dan Tsunami Palu

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Pasutri Asal Bogorejo Dikabarkan Jadi Korban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pasangan Suami Istri (Pasutri) asal Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dikabarkan menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Pasutri tersebut diketahui bernama Lasmono (40) dan Darwati (31), keduanya merantau di Kabupaten Palu sudah sekitar 13 tahun yang lalu, dan telah dikaruniai tiga anak laki-laki.

Informasi yang diterima keluarga korban yang tinggal di RT.2/RW.1 Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, sampai saat ini Darwati dikabarkan meninggal dunia, Lasmono masih belum ditemukan sedangkan tiga anaknya selamat.

"Kabar dari kerabat yang lain dan selamat di sana, Darwati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar kakak kandung Darwati, Siti Lamtari saat ditemui blokTuban.com di kediamanya, Senin (1/10/2018).

Lebih lanjut, Siti Lamtari mengaku mendapatkan kabar saudaranya terkena musibah gempa bumi dan stunami di Palu pada, Jumat (28/9/2018) malam, kemudian mendengar saudaranya meninggal dunia pada Sabtu (29/9/2018) pagi.

"Jumat setelah kejadian itu kami sudah mendapatkan kabar, kemudian Sabtu pagi mendapatkan kabar lagi Darwati ditemukan meninggal dunia," tambahnya.

Hingga saat ini, menurut Siti Lamtari, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat masih belum tahu ada warga yang berasal dari Desa Bogorejo yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : gempa bumi palu, palu, korban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more