15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 September 2018 12:00

Viral Video Produk Kopi Terbakar, ini Penjelasan BPOM-RI...

Viral Video Produk Kopi Terbakar, ini Penjelasan BPOM-RI...

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan adanya video beradegan pembakaran produk kopi. Sontak video yang dikirim secara berantai melalui WhatsApp Group tersebut membuat resah.

Peristiwa ini langsung ditanggapi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM-RI) melalui akun resmi Instagram (IG) bpom_ri.

Informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan ada 4 poin penjelasan BPOM-RI soal kopi gula krimer tersebut

Yang pertama, Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito mengatakan, dalam pengelompokan produk pangan, kopi cap Luwak termasuk dalam kategori minuman serbuk kopi gula krimer dengan komposisi produknya, antara lain gula, krimer nabati, dan kopi bubuk instan. Produk tersebut telah melalui evaluasi keamanan dan mutu oleh BPOM serta telah mendapatkan nomor izin edar.

Penjelasan ke dua, dalam video yang beredar tampak bahwa produk Kopi cap Luwak terbakar. Hal ini menurut BPOM-RI, terjadi karena produk tersebut berbentuk serbuk, ringan dan berpartikel halus serta mengandung minyak, dan memiliki kadar air yang rendah, sehingga mudah terbakar dan menyala.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar atau menyala jika disulut dengan api. Namun, bukan berarti pangan ini berbahaya jika dikonsumsi.

"Di sekitar kita terdapat banyak bahan pangan yang mudah terbakar, seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang. Hal ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tidak aman untuk dikonsumsi," bunyi penjelasan ke tiga.

Penjelasan keempat, BPOM melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan. BPOM juga memberikan nomor izin edar baik MD (makanan dalam negeri) atau ML (makanan luar negeri) yang dicantumkan pada labelnya. "Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar BPOM, berarti produk tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat," tegas BPOM. [rof/ito]

Tag : bpom, bubuk, kopi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more