21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |   19:00 . Truk Gandeng Terguling Timpa Pejalan Kaki Hingga Tewas   |   18:00 . Organisasi Pemuda di Kecamatan Rengel Kompak Bagi 1000 Takjil   |   16:00 . Polisi Berhasil Identifikasi Identitas Pelaku Pembobolan RSUD   |   13:00 . Lima BUMN Berbagi untuk Masyarakat Tuban   |   12:00 . Tim Verifikasi Madrasah Ramah Anak Tinjau MTsN 1   |   11:00 . Kabar Paracetamol Mengandung Virus Berbahaya Ternyata Hoax   |   10:00 . Prakiraan Cuaca 23-27 Mei, Diprediksi Gelombang Laut Capai 2.5 Meter   |   09:00 . Hari Ini Ada Bagi-bagi THR Rp39 Miliar di Tuban   |   08:00 . Kantor Disdukcapil Diusulkan Pindah, Ada Tiga Pilihan Lokasi   |   07:00 . Tips Berolahraga selama Ramadan   |   06:00 . Oleng, Muatan Kertas Jatuh Timpa Truk Logistik   |   20:00 . EMCL Umumkan 4 Konten Viral Jurnalis Tuban   |   19:00 . Begini Tanggapan Diskominfo Tuban Terkait Penggunaan Fitur VPN   |  
Sat, 25 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 September 2018 16:00

Pileg 2019

Bawaslu Tuban: Laporkan Konten Hoax dan Ujaran Kebencian!

Bawaslu Tuban: Laporkan Konten Hoax dan Ujaran Kebencian!

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban mengajak masyarakat untuk menjaga ketentraman dan kedamaian pada masa kampanye Pemilihan Umum 2019. Salah satu cara, pihaknya mengajak masyarakat ikut mengawasi kampanye lewat dunia maya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten, Ulil Abror Almahmud kepada blokTuban.com, Selasa (25/9/2018) mengatakan, masyarakat diminta melapor ketika menemukan konten media Online maupun media sosial (Medsos) yang mengandung ujaran kebencian dan disinformasi (hoax). Ketika dirasa mengandung dua unsur tersebut, masyarakat bisa mengopi URL dari konten maupun URL profil sebuah medsos.

"Masyarakat bisa datang dan laporan ke Bawaslu atau Panwaslu terdekat," terang Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tuban itu.

Namun perlu jadi catatan, laporan dalam bentuk screenshot tidak dapat ditindaklanjuti. Selain itu, laporan wajib menyantumkan nama asli dan NIK sesuai KTP elektronik (e-KTP).

Imbauan ini dikuatkan dengan sebuah aturan. Yakni, pengguna Sosmed yang menyebarkan ujaran kebencian atau berita hoax dapat dikenakan pasal 280 jo, pasal 521 Undang-undang (UU) Pemilu pasal 45A (2) UU ITE pasal 4 Jo, Pasal 16 UU penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis, dan pasal 156, Pasal 156a, dan pasal 157 KUHP.

"Laporkan setiap temuan dugaan pelanggaran," pungkas alumni aktivis PMII IAIN Sunan Ampel Surabaya (sekarang UIN Sunan Ampel Surabaya) itu dengan tegas. [rof/col]

Tag : bawaslu, hoax, pemilu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more