16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 25 September 2018 16:00

Pileg 2019

Bawaslu Tuban: Laporkan Konten Hoax dan Ujaran Kebencian!

Bawaslu Tuban: Laporkan Konten Hoax dan Ujaran Kebencian!

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban mengajak masyarakat untuk menjaga ketentraman dan kedamaian pada masa kampanye Pemilihan Umum 2019. Salah satu cara, pihaknya mengajak masyarakat ikut mengawasi kampanye lewat dunia maya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten, Ulil Abror Almahmud kepada blokTuban.com, Selasa (25/9/2018) mengatakan, masyarakat diminta melapor ketika menemukan konten media Online maupun media sosial (Medsos) yang mengandung ujaran kebencian dan disinformasi (hoax). Ketika dirasa mengandung dua unsur tersebut, masyarakat bisa mengopi URL dari konten maupun URL profil sebuah medsos.

"Masyarakat bisa datang dan laporan ke Bawaslu atau Panwaslu terdekat," terang Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tuban itu.

Namun perlu jadi catatan, laporan dalam bentuk screenshot tidak dapat ditindaklanjuti. Selain itu, laporan wajib menyantumkan nama asli dan NIK sesuai KTP elektronik (e-KTP).

Imbauan ini dikuatkan dengan sebuah aturan. Yakni, pengguna Sosmed yang menyebarkan ujaran kebencian atau berita hoax dapat dikenakan pasal 280 jo, pasal 521 Undang-undang (UU) Pemilu pasal 45A (2) UU ITE pasal 4 Jo, Pasal 16 UU penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis, dan pasal 156, Pasal 156a, dan pasal 157 KUHP.

"Laporkan setiap temuan dugaan pelanggaran," pungkas alumni aktivis PMII IAIN Sunan Ampel Surabaya (sekarang UIN Sunan Ampel Surabaya) itu dengan tegas. [rof/col]

Tag : bawaslu, hoax, pemilu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more