10:00 . Warga Jenu Minta Polres Bebaskan Tiga Perusak Patok Tanah   |   09:00 . 7 Hari Kendaraan Besar Dilarang Melintas   |   07:00 . Jangan Sembarang Pilih, ini Risiko Pakai Kacamata Hitam Murah   |   16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 18 September 2018 18:00

AMALI dan ASPENDIF Rapat Koordinasi RUU Pesantren dan Pendidikan Kagamaan

AMALI dan ASPENDIF Rapat Koordinasi RUU Pesantren dan Pendidikan Kagamaan

Pengirim: Armeta

blokTuban.com - Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sedang menjadi pembahasan publik. Selasa (18/09) kemarin, Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) dan Asosiasi Pendidikan Diniyah Formal (ASPENDIF) melakukan rapat kordinasi. Bertempat di Ma’had Aly Al-Hasaniyyah Senori, Tuban ada 51 perwakilan yang hadir.

Ketua Panitia, Zainuddin mengatakan, Ada 51 perwakilan lembaga yang hadir dalam rapat kordinasi tersebut. “Di antaranya adalah 27 perwakilan Ma’had Aly, 14 dari ASPENDIF dan 4 orang dari Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, kegiatan yang akan berlangsung sehari semalam itu untuk menindaklanjuti disetujuinya RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Forum rapat akan mengkaji RUU tersebut untuk kemudian diberikan masukan, koreksi dan usulan.

“Agar RUU Pesantren dan Keagamaan yang sudah lama ditunggu ini bisa lebih sesuai. Baik dengan kebutuhan pondok pesantren maupun perubahan zaman yang ada,” imbuhnya.

Zainuddin mengungkapkan, forum rapat juga mendesak agar RUU tersebut segera disahkan. “Kami juga membuat Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang memang juga menjadi pelengkap RUU ini sebelum disahkan,” pungkasnya. [ito]

Tag : aspendif, amali, ruu pesantren

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more