08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kades: Gagal Total Panen Jagung, Salah Pola Tanam

bloktuban.com | Wednesday, 25 July 2018 16:00

Kades: Gagal Total Panen Jagung, Salah Pola Tanam

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Gagalnya panen tanaman jagung milik petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel beberapa waktu lalu menyisakan pedih bagi warga yang memiliki lahan pertanian disana.

Tak kurang dari 90 persen tanaman jagung yang telah susah payah dirawat mereka, harus rela diserobot hama tikus lebih dulu sebelum pemilik tanaman memanen. Alhasil, seluruh petani yang sebagian besar paling rugi berada di Dusun Sugihan tersebut hanya memanen batang pohon jagun atau lebih dikenal dengan sebutan 'tebon'.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Desa (Kades) setempat berpendapat, bahwa terdapat sebuah kekeliruan pola tanam yang harusnya diperbaiki oleh petani. Sebab, setelah dilakukan pengamatan lapangan, pola tanam yang kurang kompak antara pemilik lahan satu dengan yang lain bisa meminimalisir hama tikus yamg meresahkan itu.

"Selain itu, bulan ini yang termasuk pertengahan tahun sudah musim hama tikus. Banyak kerugian petani bukan sebab wabah lho, tapi memang sudah musim," jelas Suhadi S, Kades Sumberejo.

Menurutnya, musim hama tikus tersebut tak hanya terjadi di desanya sendiri, melainkan tetangga desa, yakni Punggulrejo juga mengalami hal serupa. Tikus banyak berkeliaran memangsa tanaman apa saja, tak peduli itu jagung ataupun padi.

"Kalau pola tanam sudah baik, selanjutnya digiat kan untuk antisipasi ataupun meminimalisir tikus. Bisa dengan gropyok tikus, atau cara yang lain," imbuhnya.

Masih kata Kades, bila mana antisipasi dan cara tersebut dilakukan serentak oleh warga petani, sudah dapat dipastikan jika pencuri tanaman nomor satu itu bisa berkurang secara signifikan.

"Terlebih lagi bagian lahan dekat gerombolan pohon bambu itu, hampir setiap tahun gak ada hasil. Persembunyian tikus ya disitu markasnya, maka dari itu petani pun haruslah kompak," tutupnya. [feb/col]

Tag : panen, jagung, gagal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more